Saingi Flagship Global, Infinix Note Edge Andalkan Teknologi Nano-Coating dan Baterai Jumbo
Infinix--
SUMBAR,DISWAY.ID - Pasar ponsel pintar kelas menengah kembali memanas. Brand teknologi Infinix kini tengah mempersiapkan amunisi terbaru mereka, Infinix Note Edge. Bocoran mengenai perangkat ini mulai menyeruak ke publik melalui dokumen Federal Communications Commission (FCC) serta materi promosi yang tersebar luas di jagat maya.
Kehadiran Infinix Note Edge menarik perhatian besar para pemerhati teknologi. Bukan hanya soal spesifikasi teknis, namun juga karena keberanian Infinix dalam menghadirkan pilihan estetika yang mencolok dan desain bodi yang sangat ramping.
Salah satu aspek yang paling menjadi sorotan dari bocoran Infinix Note Edge adalah varian warnanya. Infinix kabarnya akan merilis smartphone ini dengan balutan warna oranye terang yang sangat berani. Langkah ini mengingatkan publik pada varian Cosmic Orange yang menjadi identitas ikonik dari seri iPhone 17 milik Apple.
Warna oranye ini memberikan kesan segar, energik, dan futuristik. Meskipun sebagian pengguna mungkin lebih menyukai warna-warna kalem seperti hitam atau perak, varian oranye ini diprediksi akan menjadi primadona bagi kalangan muda yang ingin tampil beda. Infinix seolah ingin menegaskan bahwa mereka tidak takut untuk bereksperimen dengan palet warna yang selama ini identik dengan produk kelas atas.
Untuk memastikan tampilan tersebut tetap elegan, Infinix menyematkan teknologi nano-coating pada bagian bodi belakang. Perusahaan mengklaim bahwa proses pelapisan khusus ini akan menjaga warna tetap cemerlang dalam jangka waktu lama. Selain itu, teknologi ini juga berfungsi untuk melindungi bodi ponsel agar tidak mudah pudar atau kusam akibat paparan sinar matahari dan keringat dari tangan pengguna saat pemakaian harian.
Selain varian oranye, Infinix juga menyiapkan opsi warna lain dengan sentuhan pearl light gemstone. Finishing ini mampu menghasilkan efek pantulan cahaya yang menyerupai kilauan batu permata saat terkena cahaya. Pilihan ini hadir sebagai alternatif bagi konsumen yang menginginkan kesan mewah namun tetap memiliki karakter yang kuat.
Keunggulan utama Infinix Note Edge tidak berhenti pada estetika semata. Infinix berhasil melakukan rekayasa desain yang cukup ambisius. Meskipun ponsel ini memiliki bodi yang sangat tipis dengan ketebalan hanya sekitar 7,2 mm, mereka sanggup menyematkan baterai berkapasitas monster sebesar 6.500 mAh.
Pencapaian ini tergolong luar biasa di industri smartphone saat ini. Biasanya, produsen harus mengorbankan ketipisan bodi jika ingin menanamkan baterai berkapasitas besar di atas 5.000 mAh. Sebaliknya, smartphone dengan bodi tipis umumnya memiliki kapasitas baterai yang terbatas. Infinix tampaknya telah menemukan solusi teknologi sel baterai dengan kepadatan tinggi sehingga mampu mempertahankan profil ramping tanpa mengorbankan daya tahan.
Dengan baterai 6.500 mAh, pengguna dapat mengharapkan durasi penggunaan yang lebih lama untuk aktivitas berat seperti bermain gim, streaming video berkualitas tinggi, hingga produktivitas harian tanpa harus terus-menerus mencari pengisi daya.
Meskipun desain dan kapasitas baterai sudah terungkap, Infinix masih menutup rapat informasi mengenai "jeroan" utama ponsel ini. Publik masih menantikan detail mengenai jenis prosesor yang akan digunakan, besaran RAM, serta kemampuan sektor kamera yang biasanya menjadi nilai jual utama seri Note.
Banyak pihak memprediksi Infinix akan menggunakan chipset terbaru yang sudah mendukung konektivitas 5G untuk mengimbangi desainnya yang modern. Sektor layar juga diprediksi akan menggunakan panel AMOLED untuk mendukung profil bodi yang tipis sekaligus memberikan kualitas visual yang memanjakan mata.
Sejauh ini, Infinix Note Edge baru memperlihatkan sisi luar sebagai daya tarik awal bagi konsumen. Keberhasilan ponsel ini nantinya akan sangat bergantung pada harga yang ditawarkan saat peluncuran resmi. Jika Infinix mampu membanderol Note Edge dengan harga yang kompetitif di kelas menengah, maka perangkat ini berpotensi besar merusak pasar para pesaingnya.
Kita perlu menunggu pengumuman resmi dari pihak Infinix untuk memastikan kapan perangkat ini akan mendarat di pasar global, termasuk Indonesia, serta berapa harga resmi yang akan disematkan pada smartphone "tipis-tipis bertenaga" ini.
Sumber: