Lantik Pj Sekda Baru, Fadly Amran Instruksikan Percepatan Pemulihan Bencana Padang
--
SUMBAR,DISWAY.ID - Wali Kota Padang, Fadly Amran, resmi melantik Raju Minropa sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang pada Rabu (21/1). Dalam seremoni pelantikan yang berlangsung di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota tersebut, Fadly memberikan instruksi tegas terkait penanganan dampak bencana di ibu kota Sumatera Barat tersebut.
Fadly Amran menekankan agar Pj Sekda yang baru segera mengambil langkah strategis dalam mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Menurutnya, birokrasi pemerintah kota harus menunjukkan performa yang jauh lebih lincah dan cepat, terutama dalam menuntaskan berbagai permasalahan infrastruktur yang masih terbengkalai.
Dalam arahannya, Wali Kota menyoroti kondisi fisik kota yang terdampak serius oleh bencana banjir beberapa waktu lalu. Ia memfokuskan perhatian pada perbaikan sungai, sistem drainase, dan akses jalan yang mengalami kerusakan. Fadly menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Padang tidak boleh mengadopsi sikap pasif dalam situasi darurat ini.
"Kita tidak mungkin menunggu-nunggu, tidak mungkin hanya wait and see apa yang bisa dilakukan provinsi dan pusat. Pemko Padang harus menjadi garda terdepan," tegas Fadly Amran di hadapan jajaran pejabat yang hadir.
Ia meminta seluruh jajaran OPD di bawah komando Pj Sekda untuk proaktif melakukan perbaikan tanpa harus bergantung sepenuhnya pada bantuan anggaran dari pemerintah provinsi maupun pusat. Kemandirian daerah dalam merespons keluhan warga menjadi poin utama yang ia garis bawahi selama pidato pelantikan.
Memasuki bulan ketiga pascabencana, Fadly Amran menginstruksikan Pj Sekda untuk menjadikan penanganan dampak bencana sebagai prioritas utama dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menilai pemulihan ekonomi dan kelayakan hidup masyarakat tidak boleh tertunda oleh urusan administrasi yang berbelit.
"Masyarakat ingin sejahtera, mereka ingin kehidupan yang layak. Mau ada bencana atau tidak, Sekda harus merealisasikan ini bersama seluruh pihak terkait," tambah Fadly.
Instruksi ini bertujuan agar serapan anggaran benar-benar menyentuh aspek krusial yang masyarakat butuhkan saat ini. Pemko Padang berupaya memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD mampu mengakselerasi pembangunan kembali fasilitas publik yang hancur agar mobilitas warga kembali normal.
Selain tugas berat di sektor kebencanaan, Fadly Amran menitipkan tanggung jawab besar terkait internal birokrasi. Ia menuntut Raju Minropa sebagai Pj Sekda untuk menjadi figur teladan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang. Integritas dan disiplin waktu menjadi standar mutlak yang harus Sekda tunjukkan.
Wali Kota bahkan memberikan gambaran spesifik mengenai etos kerja yang ia harapkan. Ia ingin Sekda selalu hadir lebih awal dan pulang lebih akhir daripada staf lainnya sebagai cerminan komitmen kerja yang nyata. Kepemimpinan yang kuat di level jajaran birokrasi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas seluruh pegawai negeri di Kota Padang.
Di sisi lain, Pj Sekda juga memikul tanggung jawab untuk mengawal seluruh program unggulan (Progun) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Fadly menginginkan seluruh aparat pemerintah bergerak dalam satu komando di bawah arahan Sekda.
Sistem satu komando ini bertujuan agar roda pemerintahan berjalan lebih terstruktur. Dengan begitu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk mencari peluang kolaborasi, investasi, serta potensi pengembangan kota di tingkat nasional maupun internasional.
"Saya minta semua satu komando, khususnya aparat, agar kami bisa bekerja leluasa mencari peluang-peluang dan potensi lainnya," tutup Fadly Amran optimis.
Sumber: