Xiaomi 17 Pro Max Gagal Tembus 10 Besar Kamera DXOMARK, Hanya Bertengger di Peringkat 13

Xiaomi 17 Pro Max Gagal Tembus 10 Besar Kamera DXOMARK, Hanya Bertengger di Peringkat 13

Xiaomi 17--

SUMBAR,DISWAY.ID - Xiaomi harus menelan pil pahit setelah produk unggulan terbarunya, Xiaomi 17 Pro Max, gagal mengamankan posisi dalam daftar 10 besar peringkat kamera smartphone versi DXOMARK. Meskipun membawa spesifikasi perangkat keras yang sangat menjanjikan, perangkat ini hanya mampu menduduki peringkat ke-13 secara keseluruhan.

Berdasarkan hasil pengujian mendalam, Xiaomi 17 Pro Max meraih skor total 159 poin. Angka ini menempatkan sang flagship di belakang para pesaing beratnya seperti Huawei, Vivo, Oppo, Apple, Google, hingga Honor. Bahkan, hasil ini cukup mengejutkan karena posisi Xiaomi juga berada di bawah jajaran flagship terbaru milik Motorola.

Secara rinci, DXOMARK memberikan skor 165 untuk kategori foto dan skor 146 untuk kategori video. Meski performa fotografinya tergolong sangat kuat, kelemahan signifikan pada sektor video menjadi faktor utama yang menjegal langkah Xiaomi masuk ke jajaran elit dunia.

Padahal, jika melihat di atas kertas, Xiaomi membekali perangkat ini dengan amunisi kamera yang sangat kompetitif. Sensor utamanya berkekuatan 50MP dengan ukuran 1/1.28 inci, lengkap dengan lensa 23mm f/1.67, PDAF dual-pixel, serta OIS.

Selain itu, terdapat kamera ultra-wide 50MP dengan lensa 17mm f/2.4 dan kamera telefoto periskop 50MP yang menawarkan panjang fokus setara 115mm yang juga memiliki dukungan OIS. Namun, perpaduan perangkat keras mewah ini tampaknya belum mendapatkan optimasi perangkat lunak yang sempurna untuk menumbangkan lawan-lawannya.

Keunggulan dalam Fotografi Still dan Potret

Dalam pengujian foto statis, Xiaomi 17 Pro Max sebenarnya menunjukkan taringnya dengan performa yang sangat tinggi. Kamera utama mampu menghasilkan white balance yang akurat serta reproduksi warna yang sangat menyenangkan mata. DXOMARK mencatat bahwa Xiaomi berhasil menjaga keseimbangan yang luar biasa antara detail gambar dan tingkat noise.

Kekuatan ini tercermin dalam skor penggunaan yang mencapai 172 untuk pemotretan luar ruangan (outdoor) dan 161 untuk kondisi dalam ruangan (indoor). Sektor fotografi potret pun menjadi sorotan positif dengan skor 155. Penguji memuji kemampuan kamera dalam menghasilkan warna kulit yang natural, detail wajah yang tajam, serta pemisahan subjek (efek bokeh) yang tergolong andal.

Bahkan saat kondisi minim cahaya atau low-light, Xiaomi 17 Pro Max tetap mampu bersaing. Gambar tetap mempertahankan detail yang baik dengan noise yang terkontrol pada berbagai mode, mulai dari bidikan standar hingga penggunaan telefoto.

Konsistensi dan Zoom: Masalah yang Muncul

Namun, kesempurnaan tersebut terganggu oleh masalah konsistensi. Penguji menemukan bahwa eksposur gambar sering bervariasi meski pengguna melakukan pengambilan gambar secara berturut-turut (burst). Selain itu, pada pencahayaan buatan yang hangat, kamera terkadang memunculkan bias warna oranye yang mengganggu estetika foto.

Masalah lain muncul pada performa zoom. Meskipun lensa telefoto optik 5x memberikan keunggulan pada jarak jauh, Xiaomi justru kedodoran pada zoom jarak menengah. Hal ini terjadi karena sistem mengandalkan teknik pemangkasan (cropping) dari sensor utama, alih-alih berpindah ke lensa telefoto lebih awal. Akibatnya, detail gambar menurun dibandingkan pesaing yang memiliki manajemen transisi lensa lebih mulus. Pada tingkat zoom ekstrem, pemrosesan kecerdasan buatan (AI) juga seringkali menimbulkan tekstur yang terlihat tidak alami.

Video: Titik Lemah Sang Flagship

Sektor video menjadi "tumbal" utama yang membuat skor Xiaomi 17 Pro Max merosot. Walaupun rentang dinamis dan eksposur terlihat sangat baik di kondisi terang, sistem stabilisasi video justru mengecewakan untuk sekelas ponsel flagship. Penguji masih mendeteksi guncangan kamera yang nyata meski ponsel sedang dalam posisi diam.

Sumber: