SMPN 32 Padang Resmikan Kelas Digital, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Minang

SMPN 32 Padang Resmikan Kelas Digital, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Minang

SMPN 32 Padang Resmikan Kelas Digital, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Minang--padang.go.id

SUMBAR,DISWAY.ID - SMPN 32 Padang melakukan lompatan besar dalam dunia pendidikan dengan meluncurkan Kelas Digital sekaligus memperkuat identitas lokal melalui kegiatan Keminangkabauan. Peluncuran tersebut digelar di lapangan SMPN 32 Padang, Kamis (5/2/2026).

​Sebagai bentuk nyata modernisasi pembelajaran, SMPN 32 Padang meresmikan Kelas Digital yang didukung dengan bantuan 46 unit Chromebook.

Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang akses informasi dan inovasi belajar siswa di era teknologi.

​"Visi kami adalah mewujudkan Padang Pintar (Smart City) yang tetap berlandaskan pada nilai agama dan budaya. Kehadiran kelas digital ini adalah langkah konkret agar siswa kita kompeten secara teknologi namun tetap memiliki akar karakter yang kuat," ujar Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, dalam sambutannya.

​Selain teknologi, sekolah ini juga menonjolkan penguatan karakter melalui program Smart Surau, yang saat ini tingkat kedisiplinan ibadah siswanya telah mencapai 67%. Dalam kesempatan tersebut, diberikan penghargaan kepada siswa dengan catatan ibadah sempurna, sebagai bentuk apresiasi atas integritas diri.

​"Kota Padang tengah bergerak menuju Smart City yang berlandaskan agama dan budaya. Apa yang dilakukan SMPN 32 hari ini—memadukan teknologi digital dengan program Smart Surau dan kesenian tradisional—adalah wujud nyata dari visi Pemerintah Kota," ujar Maigus Nasir

Sementara, Ketua Harian LKAAM Sumatera Barat, Amril Amir ikut memberikan motivasi mengenai filosofi hidup Minangkabau. Dirinya menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan otak melainkan oleh kejujuran, kedisiplinan, dan kemampuan komunikasi

Kegiatan ini juga menjadi panggung peluncuran inovasi lingkungan bertajuk "Ikoselah 32" (Ikan Kolam Selokan Sekolah). Program ini memanfaatkan aliran air selokan di sekitar sekolah yang terletak di daerah perbukitan "Tapsau" (Tapi Bukik Belakang Sawah) menjadi kolam budidaya ikan yang produktif dan edukatif bagi siswa.

​Kepala SMPN 32 Padang, Rismawati, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para siswa. Ia menekankan bahwa sekolah di daerah pinggiran bukan hambatan untuk mencetak pemimpin masa depan.

Melalui peluncuran kelas digital dan program inovasi ini, SMPN 32 Padang optimis dapat mencetak generasi yang "Santiang" (pintar) secara akademik namun tetap teguh memegang prinsip Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah

Sumber: