Sinergi Lintas Instansi Geruduk Pantai Purus, Wujudkan Padang Kota Asri

Sinergi Lintas Instansi Geruduk Pantai Purus, Wujudkan Padang Kota Asri

--

SUMBAR,DISWAY.ID - Kawasan wisata Pantai Purus, Kota Padang, mendadak riuh oleh kehadiran ratusan personel gabungan pada Selasa (10/2). Bukan untuk berwisata, lintas instansi yang terdiri dari Polri, TNI, hingga jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Padang turun langsung melakukan aksi bersih-bersih massal di sekitar area Masjid Mujahidin.

Aksi gotong royong ini merupakan bentuk nyata sinergitas untuk mendukung gerakan "Indonesia Asri" yang telah dicanangkan bersama. Mengingat Pantai Purus merupakan magnet wisatawan, kebersihan kawasan ini menjadi prioritas utama guna menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus kelestarian lingkungan pesisir.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang hadir langsung di lokasi mengapresiasi tinggi inisiatif Polda Sumbar dalam menggerakkan aksi ini. Di hadapan para personel, Maigus memaparkan fakta mencengangkan terkait kondisi sampah di ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Dengan jumlah penduduk yang menyentuh angka 1,2 juta jiwa, Kota Padang memproduksi sampah dalam jumlah besar, yakni mencapai 600 hingga 800 ton setiap harinya. Angka ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam menjaga estetika kota, terutama di titik-titik pariwisata.

"Ke depan, fokus utama kita adalah edukasi. Kita harus mendidik anak-anak dan masyarakat agar cinta bersih diri dan lingkungan. Kesadaran membuang sampah pada tempatnya menjadi kunci keberlanjutan kota kita," tegas Maigus Nasir.

Saat ini, Pemko Padang terus menjalankan berbagai strategi untuk mengelola tumpukan sampah harian. Beberapa langkah strategis meliputi optimalisasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPS) serta pemanfaatan infrastruktur Bank Sampah di tingkat lingkungan.

Selain itu, pemerintah juga mengerahkan sedikitnya 100 tenaga outsourcing khusus yang bertugas melakukan pembersihan harian secara rutin. Namun, Maigus menekankan bahwa pengerahan tenaga kebersihan tidak akan efektif tanpa adanya perubahan perilaku dari masyarakat dan wisatawan itu sendiri.

Kegiatan yang diawali dengan apel pagi ini dipimpin oleh Kasubdit Patroli Ditpolairud, Kompol Y. Chania. Aksi ini melibatkan kekuatan penuh dari Kodim 0312 Padang, Satrol Lantamal II, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, hingga perangkat kelurahan.

Bahkan, komunitas pedagang Pantai Padang (Taplau) juga turut ambil bagian dalam aksi pungut sampah tersebut. Kompol Y. Chania menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan komitmen jangka panjang Polri untuk menanamkan kesadaran lingkungan.

"Kebersihan adalah tugas kita bersama dan bagian dari iman. Kita harus menanamkan kesadaran mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan kerja. Apapun warna seragam kita, hati kita satu untuk melihat Padang yang bersih, rapi, dan indah," ujar Kompol Y. Chania.

Selain membersihkan area pantai, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang di kawasan Pantai Padang. Mereka diminta untuk menjaga kebersihan area usaha masing-masing secara mandiri demi menarik lebih banyak wisatawan dan menjaga keberlangsungan ekosistem laut.

Melalui gerakan "Indonesia Asri" ini, diharapkan Pantai Purus tidak hanya dikenal karena keindahan ombaknya, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang bersih, sehat, dan bebas dari sampah plastik.

Sumber:

Berita Terkait