6 Bahaya yang Mengintai Jika Langsung Tidur Setelah Sahur, Picu Asam Lambung Naik!
Ilustrasi tidur setelah sahur-Pexels/ cottonbro studio-
SUMBAR, DISWAY.ID - Selama Ramadan, jam tidur sering kali berubah.
Usai sahur, godaan untuk kembali rebahan memang besar, apalagi jika semalam tidur lebih larut dari biasanya.
Namun, kebiasaan langsung tidur setelah makan ternyata bukan pilihan yang bijak untuk kesehatan.
Berikut ini berbagai risiko yang bisa muncul jika terlalu sering langsung berbaring setelah sahur.
BACA JUGA:7 Menu Buka Puasa untuk Penderita Maag yang Aman dan Nyaman di Lambung
BACA JUGA:5 Cara Ampuh Mengatasi Bibir Kering saat Puasa agar Tetap Lembap Seharian
1. Asam Lambung Mudah Naik
Saat tubuh dalam posisi berbaring, gravitasi tak lagi membantu menahan isi lambung tetap di tempatnya.
Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan memicu sensasi panas di dada atau heartburn.
Risiko ini meningkat pada orang yang memiliki riwayat refluks asam atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Gejalanya bisa berupa rasa pahit di mulut, nyeri ulu hati, mual, hingga sensasi seperti ada yang mengganjal saat menelan.
2. Gangguan Pencernaan dan Perut Terasa Penuh
Lambung membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam untuk mulai mengosongkan isinya setelah makan.
Jika kamu langsung tidur, proses ini bisa melambat.
Dampaknya? Perut terasa begah, kembung, muncul gas berlebih, bahkan nyeri ulu hati.
Kondisi ini sering disebut dispepsia atau gangguan pencernaan.
3. Risiko GERD Semakin Besar
Sumber: