Societeit de Harmonie Rilis Single Baru: 'Syakara'
--
Sumbar.Disway.id - Grup jazz asal Indonesia, Societeit de Harmonie, meluncurkan karya terbaru bertajuk “Syakara”. Lagu ini bernuansa perenungan dan mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari keluh kesah, kegelisahan, serta tekanan kehidupan, lalu kembali menumbuhkan rasa terima kasih atas apa yang dimiliki.
Dalam keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026, dijelaskan bahwa judul “Syakara” berasal dari bahasa Arab yang bermakna syukur.
Lagu tersebut turut menghadirkan suasana yang selaras dengan bulan Ramadhan dan menjadi rilisan perdana mereka pada 2026, sekaligus penanda babak baru setelah dua tahun berkarya secara konsisten.
Bagi Societeit de Harmonie, momentum ini menjadi ajakan untuk membuka tahun dengan kesadaran terhadap berbagai kebaikan yang telah dan masih ada, daripada terus terfokus pada hal-hal yang dirasa kurang.
Dari sisi lirik, “Syakara” menggambarkan kecenderungan manusia larut dalam angan-angan, ekspektasi, maupun penyesalan—memikirkan masa depan yang belum tentu terjadi atau masa lalu yang tak dapat diubah.
Padahal, tidak semua hal dapat dikendalikan. Meski perjalanan hidup kerap terasa berat, setiap individu tetap memiliki pilihan dalam menyikapi keadaan.
Secara musikal, lagu ini terdengar ringan namun tetap kaya nuansa. Aransemen horn yang ditata oleh Dave Rimba menghadirkan permainan nada yang seolah saling beradu tetapi tetap menyatu, melukiskan kerumitan pikiran manusia yang sering kali dipenuhi kebimbangan.
Keterlibatan Natasya Elvira sebagai vokalis menjadi bagian penting dalam proyek ini. Ia juga berperan sebagai penulis lagu dan manajer proyek, terlibat sejak tahap awal penggarapan.
Karakter vokalnya yang bernuansa vintage mempertegas sisi kontemplatif lagu ini. “Syakara” bukanlah lagu religi, melainkan karya reflektif yang inklusif dan relevan dinikmati dalam aktivitas sehari-hari, seperti saat berkendara, berjalan kaki, menggunakan transportasi umum, maupun menjalani rutinitas.
Melalui melodi yang ceria dan lirik yang sederhana, lagu ini mengajak pendengar meredakan kegelisahan lewat nyanyian.
Societeit de Harmonie pun menyampaikan harapan agar para pendengar dapat terbebas dari pikiran negatif yang membebani, serta menjalani hidup dengan langkah yang lebih ringan—bukan karena persoalan sirna, melainkan karena rasa syukur kembali hadir dalam diri.
Sumber: