Musrenbang RKPD 2027, Wabup Risnaldi: Setiap OPD Wajib Punya Program Unggulan

Musrenbang RKPD 2027, Wabup Risnaldi: Setiap OPD Wajib Punya Program Unggulan

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2027.-Istimewa-

SUMBAR.DISWAY.ID - Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2027 di Ruang Rapat Mandeh Bapedalitbang, Sago, Selasa (31/3/2026).

Dalam arahannya, Wabup menegaskan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib menyiapkan minimal satu program unggulan prioritas dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan agar pembangunan daerah lebih terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA:34 KK Terdampak Bencana di Padang Panjang Terima Bantuan Beras CBP

BACA JUGA:Upaya Padang Cegah Stunting, Kampung KB Koto Baru Gencarkan DASHAT

“Setiap OPD harus mampu menetapkan satu program unggulan yang benar-benar prioritas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi usulan program yang tidak melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang jelas dan terukur.

Lebih lanjut, Wabup menekankan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan pembangunan daerah dengan kebutuhan riil masyarakat, serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan provinsi.

Kepala Bapedalitbang Pesisir Selatan, Subcandri, dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang RKPD Tahun 2027 menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya.

BACA JUGA:Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemko Padang Panjang Prioritaskan Pemulihan dan Pembangunan Berkelanjutan

BACA JUGA:Wabup Risnaldi Bangga Tradisi Selawat Dulang Tetap Eksis, Ingatkan Bahaya Hiburan Negatif

Ketiga narasumber tersebut yakni Abdul Hakam dengan materi mitigasi bencana terpadu, Hefrizal Hendra yang membahas strategi perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah, serta Khairanti Khairanis yang memaparkan akselerasi sumber daya pembangunan berbasis inovasi.

Musrenbang kali ini mengusung tema “Akselerasi Sumber Daya Pembangunan untuk Penguatan Kapasitas Daerah dan Pertumbuhan Daerah” yang diharapkan mampu melahirkan dokumen perencanaan yang berkualitas.

Pada tahap ini, dilakukan verifikasi dan penyaringan teknis terhadap seluruh usulan pembangunan yang telah masuk, yakni sebanyak 1.449 usulan dari nagari, 1.389 usulan dari kecamatan, serta 934 usulan pokok pikiran DPRD.

Sumber: