Rachel Vennya Bongkar Polemik 'Rumah untuk Biru': Dari Kondisi Bobrok hingga Dugaan Dijual Sepihak
Rachel Vennya Bongkar Polemik 'Rumah untuk Biru': Dari Kondisi Bobrok hingga Dugaan Dijual Sepihak--
SUMBAR,DISWAY.ID - Selebgram Rachel Vennya kembali menyedot perhatian publik setelah meluapkan kekesalannya melalui media sosial. Curhatan emosional tersebut diduga kuat tertuju kepada mantan suaminya, Niko Al Hakim alias Okin. Ibu dua anak ini mengungkapkan rasa lelahnya sebagai orang tua tunggal sekaligus membeberkan dugaan perlakuan mengecewakan dari sang mantan suami terkait kesepakatan aset pascapercerai lantaran ketiadaan bukti tertulis.
Berdasarkan unggahan yang viral pada 2-3 April 2026, Rachel merasa telah berjuang mati-matian demi masa depan dan nama baik anak-anaknya. Ia membiayai seluruh kebutuhan buah hatinya secara mandiri, mulai dari biaya sekolah kelas atas, berbagai les keterampilan, hingga perayaan ulang tahun mewah. Namun, ia mengaku justru menerima balasan yang menyakitkan dari pihak Okin.
"Udah berjuang buat nama baik, buat anak-anak tapi dilepeh terus kayak gini. Capek banget," tulis Rachel Vennya dalam unggahan story pribadinya.
Titik berat permasalahan yang Rachel ungkapkan berpusat pada sebuah properti yang mereka sebut sebagai "Rumah untuk Biru". Nama ini merujuk pada putra sulung mereka, Xabiru Oshe Al Hakim. Rachel menjelaskan bahwa di awal perceraian, mereka menyepakati rumah tersebut sebagai pengganti kewajiban nafkah finansial bulanan dari Okin untuk anak-anak mereka.
Rachel menyebut perjanjian ini sebagai solusi saling menguntungkan (. Dengan menyerahkan rumah tersebut, Okin tidak perlu lagi mengirimkan nafkah rutin maupun uang mut'ah secara tunai. Rachel menyetujui hal ini demi menjamin aset masa depan bagi anak-anaknya tanpa ingin memperumit urusan finansial dengan sang mantan suami.
Namun, realita yang Rachel hadapi ternyata jauh dari ekspektasi. Saat ia menerima kunci rumah tersebut, kondisinya justru sangat memprihatinkan dan tidak layak huni setelah sebelumnya ditempati oleh Okin. "Pas datang ke rumah udah bobrok pas dia pakai, akhirnya kita renov buat adik-adik," ungkap Rachel. Ia terpaksa mengeluarkan biaya pribadi yang cukup besar untuk merenovasi rumah tersebut agar bisa ditempati oleh adik-adiknya.
Konflik mencapai puncaknya ketika Rachel mendapati kabar bahwa Okin berniat menjual rumah tersebut secara sepihak. Yang lebih mengecewakan, aksi ini diduga berlangsung tanpa komunikasi terlebih dahulu, padahal adik-adik Rachel masih menetap di sana. Situasi menjadi pelik karena proses penjualan sudah sampai pada tahap pengukuran rumah oleh calon pembeli.
"Sekarang karena gak ada hitam di atas putih, mau dia jual. Notabene adik-adik masih tinggal di sana. Tanpa ba bi bu, langsung ada orang yang mau ngukur," tutur Rachel dengan nada geram.
Ia merasa posisinya sangat lemah secara hukum karena selama ini hanya memegang janji lisan tanpa adanya bukti perjanjian tertulis atau akta notaris yang sah.
Kekecewaan Rachel semakin mendalam karena ia merasa dikhianati oleh sosok yang semula ia anggap sebagai sahabat setelah bercerai. Ia menyebut transformasi Okin dari rekan dalam mengasuh anak (co-parenting) menjadi sebuah mimpi buruk. "Yaudah, ambil itu rumah. Orang yang gue pikir bakal menjadi sahabat gue turn into nightmare," ujarnya pedas.
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim resmi menikah pada 7 Januari 2017 dan menjadi pasangan ikonik di masanya. Namun, bahtera rumah tangga mereka kandas pada tahun 2021. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua orang anak, yaitu Xabiru Oshe Al Hakim dan Aurorae Chava Al-Hakim.
Selama beberapa tahun terakhir, keduanya sempat terlihat akur dan kompak dalam mengasuh anak-anak, bahkan sering menghabiskan waktu bersama di momen-momen penting. Namun, ledakan amarah Rachel kali ini seolah meruntuhkan citra harmonis yang selama ini mereka bangun. Rachel mengaku menyesal karena terlalu menaruh kepercayaan pada ucapan lisan tanpa jaminan hukum yang kuat.
Sumber: