Nagari Creative Hub Jadi Motor Ekonomi: Gubernur Sumbar Targetkan 10 Lokasi Baru

Nagari Creative Hub Jadi Motor Ekonomi: Gubernur Sumbar Targetkan 10 Lokasi Baru

--

SUMBAR.DISWAY.ID — Inovasi berbasis digital di tingkat desa kini membuahkan hasil manis bagi Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat menyebut bahwa implementasi program Nagari Creative Hub yang mereka gagas sejak 2024 terbukti efektif mendongkrak pertumbuhan ekonomi langsung dari akar rumput atau tingkat nagari.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menyampaikan optimisme ini saat berada di Kota Padang pada Selasa, 7 April 2026, dikutip Antara. Melihat dampak positif yang ada, pemerintah tidak ingin berhenti begitu saja.

"Pada 2026 kita menargetkan 10 Nagari Creative Hub baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif di Ranah Minang melalui pendekatan yang lebih efektif dan kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah," kata Gubernur Mahyeldi.

Mengubah Potensi Lokal Menjadi Kekuatan Digital

Program unggulan pasangan Mahyeldi-Vasko Ruseimy ini bertujuan untuk memajukan perekonomian dengan memanfaatkan potensi desa melalui sentuhan teknologi. Mahyeldi, yang juga mantan Wali Kota Padang, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini dalam membina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi alasan utama perluasan wilayah.

Salah satu contoh nyata kesuksesan ini terlihat di Nagari Sikalang, Kota Sawahlunto. Setelah mendapatkan intervensi dari Nagari Creative Hub, UMKM di sana tumbuh sangat aktif. Hebatnya lagi, berbagai produk lokal mereka kini telah menembus platform digital dan pembinaan kreativitas masyarakat berlangsung secara rutin.

"Program ini juga diarahkan menjadi identitas sekaligus kekuatan baru ekonomi daerah," ujar Mahyeldi.

Nagari Sebagai Subjek Pembangunan yang Mandiri

Lewat wadah kreatif ini, Pemprov Sumbar menghadirkan ruang kolaborasi untuk mendorong inovasi dan kapasitas generasi muda dalam penguasaan teknologi digital. Harapannya, nagari tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan, tetapi bertransformasi menjadi subjek pembangunan yang mandiri.

Pemerintah ingin setiap nagari mampu mengoptimalkan sumber daya manusia, kekayaan budaya, serta potensi ekonomi lokal mereka sendiri. Namun, Mahyeldi mengingatkan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kerja sama tim yang solid dari pemerintah.

"Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh organisasi perangkat daerah. Program ini harus berjalan terarah, efektif, efisien dan berkelanjutan," pesan gubernur.

Sinergi Lintas Sektor dan Literasi Digital

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar, Yozarwardi Usama Putra, ikut menekankan pentingnya rencana aksi yang terukur. Ia menilai sinergi lintas sektor serta penguatan kapasitas anak muda melalui pelatihan dan pendampingan literasi digital menjadi kunci utama.

Yozarwardi sangat optimis bahwa perluasan Nagari Creative Hub ini mampu memperkuat kemandirian setiap desa di Sumatera Barat. Dengan begitu, nagari akan menjadi penggerak utama bagi ekonomi kreatif daerah di masa depan.

Sumber:

Berita Terkait