Konser Badai Pasti Berlalu: Malam Nostalgia 52 Tahun Karya Maestro Erros Djarot

Konser Badai Pasti Berlalu: Malam Nostalgia 52 Tahun Karya Maestro Erros Djarot

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Para penikmat musik tanah air kembali merasakan momen nostalgia yang mendalam. Konser Badai Pasti Berlalu sukses menyuguhkan nostalgia karya maestro legendaris Erros Djarot.

Acara musik yang megah ini berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, pada Sabtu, 25 April 2026 malam. Penampilan gemilang dari para musisi ternama berhasil memukau penonton yang hadir.

Penyelenggaraan konser ini menandai perjalanan panjang 52 tahun Erros Djarot dalam berkarya. Acara ini secara khusus menghadirkan lagu-lagu ikonik dari album "Badai Pasti Berlalu".

Album legendaris yang rilis pada tahun 1977 tersebut melibatkan beberapa penyanyi dan musisi hebat dalam proses produksinya, antara lain mendiang Chrisye dan Yockie Suryo Prayogo.

Saat membuka panggung Konser Badai Pasti Berlalu, Erros Djarot menyapa penonton dan menyampaikan rasa terima kasihnya.

“'Badai' itu tidak ada artinya tanpa dukungan teman-teman semua. Sebenarnya lagu-lagu saya itu it's everything is about love. I hope you enjoy the performance ya. Tapi saya harus jujur, saya bukan musisi. Kalau tadi kedengaran suara hebat, itu karena kalian inilah semuanya,” kata Erros saat membuka konser “Badai Pasti Berlalu” itu.

Penampilan Memukau Musisi Lintas Generasi

Kemeriahan konser berlanjut saat Once Mekel tampil mengawali panggung. Ia membawakan lagu “Selamat Jalan Kasih” dan “Merpati Putih”, dua tembang yang populer berkat suara khas mendiang Chrisye. Once pun memuji dedikasi sang maestro bagi industri hiburan Indonesia.

“Yang jelas lagu-lagu keren begini tidak lepas dari pengalaman-pengalaman yang luar biasa dari Om Erros. Di samping musik juga menjadi produser film yang legendaris, lalu kemudian sutradara, dan juga menjadi aktivis, banyak lagi,” tutur Once.

Setelah itu, musisi muda Ardhito Pramono mengambil alih panggung dengan menyanyikan lagu “Malam Pertama”. Penampilan memukau berlanjut ketika musisi senior Vina Panduwinata membawakan lagu “Matahari” dengan penuh penghayatan.

“Senang sekali saya, senang sekali bahwa kita semuanya hadir untuk Mas Eros Djarot dan perjalanannya selama 50 tahun, luar biasa,” tutur dia.

Solois ternama lainnya juga turut memeriahkan panggung. Titi DJ tampil memikat saat membawakan lagu “Cintaku”. Kemudian, DirlyDave menyanyikan lagu utama “Badai Pasti Berlalu”, sementara Rio Febrian melantunkan lagu “Baju Pengantin” dengan kualitas vokalnya yang khas.

Penutup yang Manis dan Sentuhan Aransemen Baru

Sebagai penutup Konser Badai Pasti Berlalu, Titi DJ berduet dengan Vina Panduwinata. Mereka menyanyikan rangkaian lagu hits seperti “Semusim”, “Pelangi”, hingga “Serasa”, yang sukses menyempurnakan malam nostalgia tersebut.

Erros Djarot kembali menyampaikan apresiasinya sebelum acara benar-benar berakhir.

“Terima kasih sekali lagi, I love you all. Tanpa kalian kita enggak ada apa-apanya. Sekali lagi yang saya bisa berikan kepada kalian adalah my sincere love,” tutup Erros Djarot.

Kolam Ikan Creative Communication merupakan pihak yang menggagas Konser Badai Pasti Berlalu ini. Untuk memberikan pengalaman musikal yang segar, Demas Narawangsa dan Yankjay mengaransemen ulang seluruh karya yang tampil.

Keduanya sukses memberikan sentuhan baru tanpa menghilangkan karakter dan orisinalitas yang telah melekat kuat pada mahakarya sang maestro.

Sumber: