Bupati Hendrajoni Soroti Hubungan Kadis dan Sekretaris, Minta Kerja Sama Diperkuat
Dalam arahannya, Hendrajoni meminta seluruh kepala OPD membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan sekretaris agar pelaksanaan tugas pemerintahan.-Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Bupati Hendrajoni menyoroti pentingnya hubungan harmonis antara kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan sekretaris di masing-masing instansi pemerintahan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Senin (18/5/2026).
Dalam arahannya, Hendrajoni meminta seluruh kepala OPD membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan sekretaris agar pelaksanaan tugas pemerintahan berjalan efektif dan tidak menimbulkan persoalan internal.
BACA JUGA:Satu Abad Gempa 1926, Padang Panjang Perkuat Kesiapsiagaan dan Budaya Sadar Bencana
“Saya minta kadis sama sekretarisnya harus akur. Kadisnya harus bekerja keras juga,” tegasnya di hadapan peserta apel.
Menurutnya, kekompakan antara pimpinan OPD dan sekretaris sangat penting dalam menjaga stabilitas kerja di lingkungan pemerintahan.
Ia tidak ingin muncul kesan adanya ketidakharmonisan yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Hendrajoni mengungkapkan, dirinya menerima berbagai keluhan dari jajaran bawah terkait pola hubungan kerja di sejumlah OPD. Bahkan, ia menyebut ada sekretaris yang merasa ditinggalkan meski telah bekerja keras menjalankan tugas.
BACA JUGA:Mahyeldi Dampingi Menaker Resmikan Sumur Bor dan Program Pelatihan IT untuk Pemuda Koto Tangah
“Kalau sekretaris sudah kerja keras, tahu-tahu diam-diam kadisnya sudah mencari orang, mencari ini, mencari ini, ada begini ada begini, sekretaris ditinggal, dia marah lah. Nah seperti itu,” ujarnya.
Selain menyinggung hubungan internal OPD, Hendrajoni juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan ketegasan dalam bekerja. Ia meminta setiap pejabat memahami dengan jelas tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Gimana tugasmu, tanya tugasmu. Kalau sekretaris tugas apa, kadis tugasnya apa, harus jelas-jelas,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang pimpinan harus memberi contoh dengan bekerja sungguh-sungguh, memahami aturan, serta aktif turun ke lapangan agar tetap mendapat kepercayaan dan penghargaan dari bawahan.
BACA JUGA:Daya Beli Membaik, Pembiayaan Griya BSI Tembus Rp60 Triliun
Sumber: