UNP dan Undip Perkuat Kolaborasi Layanan Pekerja Migran lewat Benchmarking Migrant Center
UNP dan Undip Perkuat Kolaborasi Layanan Pekerja Migran lewat Benchmarking Migrant Center-Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Migrant Center Universitas Negeri Padang (UNP) menerima kunjungan benchmarking dari Vocational Migrant Corner Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola kelembagaan, pengembangan layanan, serta perluasan kolaborasi dalam pendampingan dan penyiapan calon pekerja migran Indonesia.
Rombongan Universitas Diponegoro dipimpin Dr. Ida Hayu Dwimawanti dan disambut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Internasional Universitas Negeri Padang, Deski Berri, Kepala UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNP Efni Cerya, tim Migrant Center UNP, serta jajaran pimpinan fakultas terkait.
Dalam sambutannya, Deski Berri mengatakan Migrant Center UNP meski baru beroperasi sekitar satu tahun, terus diarahkan menjadi pusat layanan yang mampu mendukung penyiapan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten dan berdaya saing global.
BACA JUGA:Sapi Kurban Presiden Prabowo Disembelih di Gunung Tuleh, Ratusan Warga Bahoras Antusias Menyaksikan
“Migrant Center UNP diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan calon pekerja migran yang profesional, terlindungi, dan memiliki daya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan UNP, Efni Cerya, memaparkan sejumlah program yang telah dijalankan Migrant Center UNP, di antaranya pelatihan bahasa Jepang, pelatihan hospitality, dan pelatihan bahasa Inggris bagi calon pekerja migran Indonesia.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi bahasa dan keterampilan kerja lulusan agar siap memasuki pasar kerja internasional.
Ia juga menyebut kolaborasi UNP dengan BP3MI Sumatera Barat dan KP2MI menjadi modal penting dalam memperluas layanan Migrant Center ke depan.
BACA JUGA:AKSIORA Payakumbuh Jadi Ruang Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
“Melalui sinergi kelembagaan ini, kami optimistis layanan bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat yang ingin mengakses peluang kerja global bisa semakin luas dan berkualitas,” katanya.
Perwakilan Universitas Diponegoro menjelaskan kunjungan benchmarking dilakukan berdasarkan rekomendasi KP2MI yang menilai Migrant Center UNP sebagai salah satu model praktik baik pengelolaan Migrant Center di Indonesia.
Bahkan, Migrant Center UNP juga pernah diundang sebagai narasumber dalam rapat Panitia Kerja Komisi IX DPR RI terkait pekerja migran Indonesia.
Kegiatan berlangsung dalam bentuk paparan, diskusi, dan pertukaran pengalaman terkait model kelembagaan Migrant Center, strategi penguatan layanan, pola kerja sama dengan lembaga pemerintah, hingga pengembangan pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja luar negeri.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, Pemkab Pessel Stabilkan Harga Pangan Lewat Pasar Murah
Sumber: