Puluhan Ribu Kendaraan Padati Ruas Tol Padang-Sicincin Saat Libur Panjang
--
SUMBAR.DISWAY.ID — Arus lalu lintas di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalami lonjakan signifikan sepanjang periode libur panjang Hari Raya Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila. Pengelola jalan tol mencatat puluhan ribu kendaraan memanfaatkan jalur bebas hambatan ini untuk melakukan perjalanan bersama keluarga dan kerabat.
Selama momen libur nasional tersebut, sebanyak 23.353 kendaraan melintasi Jalan Tol Padang-Sicincin. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan infrastruktur jalan tol demi mempercepat waktu tempuh perjalanan mereka.
Hamdani, Pelaksana tugas Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) memberikan keterangan resmi di Kota Padang pada hari Senin. Beliau menjelaskan bahwa volume kendaraan yang melewati Tol Padang-Sicincin menunjukkan tren peningkatan yang sangat bervariatif jika kita membandingkannya dengan kondisi trafik pada hari-hari biasa.
Tren Fluktuasi dan Puncak Kepadatan Kendaraan di Jalur Padang-Sicincin
Pergerakan volume kendaraan di Tol Padang-Sicincin ini mengalami pasang surut yang dinamis sepanjang periode libur panjang. Pada tanggal 26 Mei, pengelola mencatat ada sebanyak 4.066 kendaraan yang masuk melintasi jalur ini. Angka tersebut kemudian mengalami penurunan yang cukup signifikan pada tanggal 27 Mei, di mana jumlah kendaraan berkurang menjadi 2.100 unit saja.
Namun, penurunan tersebut tidak berlangsung lama. Satu hari setelahnya, tepat pada tanggal 28 Mei, volume kendaraan kembali melonjak hingga menyentuh angka 3.761 unit. Tren perjalanan berlanjut pada tanggal 29 Mei dengan catatan sebanyak 3.342 kendaraan yang melintas.
Memasuki akhir pekan, tepatnya tanggal 30 Mei, grafik pergerakan kendaraan naik secara drastis hingga mencapai 4.576 unit. Pihak Hutama Karya mencatat puncak arus lalu lintas tertinggi terjadi pada tanggal 31 Mei 2026. Pada hari penutupan bulan tersebut, sebanyak 5.508 kendaraan memadati Jalan Tol Padang-Sicincin.
Lonjakan Trafik Masif di Seluruh Ruas Tol Milik Hutama Karya
Peningkatan volume kendaraan ternyata tidak hanya terjadi di Sumatera Barat saja. Secara akumulatif, Hutama Karya mencatat total ada 148.807 kendaraan yang melintasi berbagai ruas jalan tol operasi mereka pada tanggal 31 Mei 2026. Total keseluruhan angka tersebut memperlihatkan kenaikan sebesar 31,25 persen daripada kondisi trafik normal harian.
"Peningkatan volume kendaraan ini seiring masih tingginya mobilitas masyarakat serta pergerakan perjalanan pada akhir periode libur panjang," ujar Hamdani saat menjelaskan penyebab utama di balik kepadatan lalu lintas tersebut. Kebutuhan masyarakat untuk kembali ke kota asal atau memanfaatkan sisa liburan menjadi motor penggerak utama lonjakan ini.
Rincian Distribusi Kendaraan di Berbagai Ruas Jalan Tol Trans Sumatera
Secara lebih rinci, manajemen Hutama Karya membagikan data statistik kendaraan yang melintas di berbagai jaringan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada periode yang sama. Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung (Terpeka) sukses menjaring sebanyak 15.810 kendaraan. Sementara itu, gabungan jalur Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) melayani hingga 17.417 kendaraan.
Selanjutnya, Tol Betung-Tempino-Jambi khususnya seksi Bayung Lencir-Tempino mencatat pergerakan sebanyak 8.020 kendaraan. Untuk wilayah Bengkulu, Tol Bengkulu-Taba Penanjung (Bengtaba) melayani volume yang lebih rendah, yaitu sekitar 2.548 kendaraan.
Kepadatan tinggi juga terlihat di area Riau dan sekitarnya. Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) berhasil mencatat angka yang cukup besar yakni 16.420 kendaraan. Jalur interkoneksi lainnya seperti Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar menampung sebanyak 9.954 kendaraan, dan Tol Indrapura-Kisaran mencatat 11.760 kendaraan.
Bergerak ke arah utara Sumatera, Tol Binjai-Langsa untuk seksi Binjai-Pangkalan Brandan mencatat ada 12.841 kendaraan. Di ujung utara, Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) menampung pergerakan sebanyak 15.925 kendaraan. Terakhir, volume kendaraan yang sangat masif juga memadati Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat Seksi 1–4 (Kuala Tanjung-Pematang Siantar) dengan total mencapai 32.604 kendaraan, bersanding dengan pencapaian 5.508 kendaraan yang melintasi Jalan Tol Padang-Sicincin di Sumbar pada hari puncak tersebut.
Sumber: