John Herdman Fokus Benahi Pertahanan Timnas Indonesia Jelang FIFA Match Day

John Herdman Fokus Benahi Pertahanan Timnas Indonesia Jelang FIFA Match Day

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan fokus utama persiapan skuad asuhannya menjelang dua laga krusial dalam agenda FIFA Match Day. Skuad Garuda bakal menantang Oman pada Jumat (5/6) dan Mozambik pada Selasa (9/6). Kedua pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, mulai pukul 20.00 WIB.

Dalam sesi latihan terbuka di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin, Herdman menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membangun lini belakang yang kokoh. Juru taktik tersebut ingin timnya tampil solid dalam bertahan ketika menghadapi gempuran dua lawan yang secara peringkat dunia FIFA berada di atas Indonesia.

Memperkuat Struktur Rest Defense Skuad Garuda

Herdman memanfaatkan sesi latihan malam untuk mematangkan organisasi permainan anak asuhnya saat mengantisipasi serangan balik lawan. Kehadiran pemain dalam posisi bertahan menjadi poin yang paling ia perhatikan agar gawang Indonesia tidak kebobolan.

"Jadi, sebagian dari pekerjaan malam ini adalah memahami jumlah pemain dalam struktur rest defense kami dan bagaimana memastikan bahwa kami tetap mampu mencatat clean sheet serta tampil solid dalam bertahan," kata Herdman ketika ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

Berkaca dari Evaluasi Laga Kontra Bulgaria

Mengenai performa lini belakang, arsitek lapangan hijau asal Inggris tersebut juga mengulas penampilan terakhir Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 Maret lalu. Saat itu, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1.

Meski menelan kekalahan, Herdman tetap mengapresiasi kinerja lini pertahanan yang tampil sangat disiplin. Barisan belakang Garuda sanggup meredam agresivitas tim Eropa yang sudah mengemas tujuh kali penampilan di Piala Dunia tersebut.

"Pada pertandingan terakhir melawan Bulgaria, kami hanya kebobolan satu tembakan tepat sasaran. Itu sesuatu yang ingin kami pertahankan menuju pertandingan berikutnya. Namun, pada saat yang sama, kami juga harus siap mengambil risiko," ungkap dia.

Terapkan Latihan dengan Intensitas Tinggi

Selain memoles sistem pertahanan, pelatih berusia 50 tahun ini juga menggenjot fisik para pemain lewat intensitas latihan yang ketat. Pendekatan ini merupakan bagian dari komitmen Herdman untuk membentuk karakter permainan baru bagi Timnas Indonesia.

"Ya, latihan malam ini berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi. Ada sesi bertahan, jadi para pemain menerima beberapa informasi baru, tetapi juga melanjutkan pekerjaan yang sudah kami lakukan pada pemusatan latihan sebelumnya," pungkas pelatih asal Inggris tersebut.

Sumber: