Kelompok Rentan Terdampak Bencana di Pasaman Barat Terima Bantuan Sosial

Kelompok Rentan Terdampak Bencana di Pasaman Barat Terima Bantuan Sosial

Kelompok Rentan Terdampak Bencana di Pasaman Barat Terima Bantuan Sosial -Dok. Istimewa-

SUMBAR.DISWAY.ID -- Bantuan sosial bagi kelompok rentan yang terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 mulai disalurkan di sejumlah wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (4/6/2026). Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui kolaborasi Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial pascabencana.

Program bantuan tersebut menyasar warga yang masuk kategori rentan, seperti lanjut usia, penyandang disabilitas, balita, dan ibu menyusui. Kehadiran bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan para penerima manfaat yang terdampak bencana.

Penyaluran bantuan diawali di Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman. Di lokasi ini, seorang lansia menerima bantuan kursi roda untuk mendukung mobilitas sehari-hari. Selain itu, bantuan perlengkapan bayi juga disalurkan kepada ibu menyusui dan sejumlah balita yang terdampak bencana.

BACA JUGA:Gubernur Mahyeldi Resmikan Rumah Tahfiz Baitul Huffazh di Batipuh

Selanjutnya, tim melanjutkan kegiatan ke Jorong Lembah Gunung, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau. Di wilayah tersebut, bantuan kursi roda kembali diberikan kepada warga lanjut usia penyandang disabilitas, sementara bantuan pakaian bayi disalurkan kepada balita yang menjadi sasaran program.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat, Jhonneri, didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat, Vanvoni Gorbi, bersama jajaran terkait. Kegiatan itu juga melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pemerintah nagari, serta perangkat jorong setempat.

Jhonneri menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kelompok yang membutuhkan perhatian lebih dalam proses pemulihan.

Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan penerima manfaat, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas hidup mereka setelah menghadapi dampak bencana. Bantuan kursi roda, misalnya, diharapkan dapat menunjang aktivitas dan kemandirian para lansia penyandang disabilitas.

BACA JUGA:PMI Salurkan 500 Paket School KIT di Pessel, Risnaldi Dorong Anak-anak Makin Semangat Belajar

Sementara itu, Vanvoni Gorbi menyampaikan bahwa dukungan bagi kelompok rentan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. Ia menilai kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Tagana, TKSK, pemerintah nagari, serta unsur masyarakat lainnya dalam memastikan layanan perlindungan sosial berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Proses penyaluran bantuan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Melalui program tersebut, diharapkan kelompok rentan yang terdampak bencana hidrometeorologi dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial serta meningkatkan kesejahteraan mereka di masa mendatang.

Sumber:

Berita Terkait