Pessel Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting Melalui Gerakan GENTING

Pessel Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting Melalui Gerakan GENTING

Pessel Perkuat Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting Melalui Gerakan GENTING-Dok. Istimewa-

SUMBAR.DISWAY.ID -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING) dan Pra Musrenbang Tematik Stunting Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2026 yang digelar di Aula Mandeh Bapperida Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Bapperida bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) itu menjadi forum penyamaan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat program penanganan stunting secara terpadu dan berkelanjutan.

Rapat koordinasi dibuka oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat.

BACA JUGA:Satu-satunya di Sumbar, Kemendikdasmen Tetapkan Pasaman Barat sebagai Lokasi Prioritas Program SNT 2026

“Percepatan penurunan stunting merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi masa depan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, wali nagari, penyuluh keluarga berencana, perwakilan puskesmas, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, hingga kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis.

Melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting (GENTING), pemerintah daerah menargetkan dukungan bagi 1.889 sasaran Keluarga Berisiko Stunting (KRS). Program ini difokuskan untuk memperkuat intervensi terhadap kelompok rentan, terutama ibu hamil, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta balita yang mengalami stunting.

Selain membahas strategi percepatan penurunan stunting, forum tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Musrenbang Tematik Stunting yang akan menjadi dasar penyusunan program dan kegiatan lintas sektor dalam mendukung upaya penurunan stunting di Kabupaten Pesisir Selatan.

BACA JUGA:Pessel Perkuat Implementasi SAKIP untuk Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Pemerintahan

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian komitmen antara Ketua TPPS Kabupaten Pesisir Selatan dengan seluruh kepala OPD dan camat. Penandatanganan tersebut menegaskan peran aktif setiap perangkat daerah dan pemerintah kecamatan dalam mendukung pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing.

Kepala Bapperida Kabupaten Pesisir Selatan, Subchandri, mengatakan penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencapai target penurunan stunting.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah yang terintegrasi sehingga seluruh program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan optimistis target penurunan stunting dapat dicapai melalui dukungan seluruh pihak serta pelaksanaan program yang terarah dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing di masa depan.

Sumber: