Layanan Darurat 112 Bukittinggi Resmi Meluncur, Satu Nomor untuk Kondisi Kedaruratan

Layanan Darurat 112 Bukittinggi Resmi Meluncur, Satu Nomor untuk Kondisi Kedaruratan

--

SUMBAR.DISWAY.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika secara resmi meluncurkan implementasi akses layanan darurat 112. Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses pelayanan kedaruratan yang cepat, mudah, serta terpadu saat menghadapi situasi kritis.

Kebijakan ini sekaligus menyelaraskan langkah daerah dengan program strategis nasional dalam hal pemanfaatan teknologi untuk publik.

"Transformasi digital merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang terus didorong Pemerintah Pusat melalui penerapan SPBE guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, terintegrasi dan berorientasi kepada masyarakat," kata Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, Senin, 22 Juni 2026.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran saluran siaga ini menjadi bentuk komitmen nyata sekaligus bukti bahwa pemerintah harus selalu hadir di tengah warga. Terutama, ketika masyarakat sedang menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan serta pertolongan sesegera mungkin.

Sinergi Kuat Antarperangkat Daerah Jadi Kunci Utama

Pemerintah daerah merancang nomor panggilan tunggal ini untuk memotong jalur birokrasi yang rumit saat warga membutuhkan pertolongan medis, kebakaran, maupun kejadian darurat lainnya.

"Melalui satu nomor panggilan, masyarakat dapat memperoleh bantuan secara lebih cepat dan terkoordinasi. Keberhasilan Layanan Darurat 112 tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh sinergi dan kesiapan seluruh perangkat daerah dalam memberikan respon yang cepat dan tepat," kata Rismal.

Oleh karena itu, ia meminta komitmen bersama dari seluruh jajaran instansi terkait untuk menjaga kualitas pelayanan ini. Harapannya, masyarakat Kota Bukittinggi dapat merasakan langsung manfaat nyata dari kehadiran pusat panggilan darurat tersebut.

Solusi Responsif dan Integrasi Sistem Berstandar Nasional

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Bukittinggi, Asrar Fernando, memaparkan secara detail mengenai aspek teknis dari sistem baru ini. Ia menjelaskan bahwa penerapan nomor siaga ini menjadi bentuk konkret dari transformasi digital dalam ranah pelayanan publik. Sistem ini mengintegrasikan kemajuan teknologi, kejelasan proses bisnis, serta kolaborasi lintas sektor ke dalam satu wadah yang responsif.

"Kehadiran nomor tunggal panggilan darurat 112 menjadi solusi atas kebutuhan tersebut. Di mana masyarakat cukup mengingat satu nomor untuk melaporkan berbagai kondisi kedaruratan yang memerlukan respon cepat dari pemerintah," kata Asrar.

Selain menyokong penuh agenda digitalisasi nasional, pengadaan pusat bantuan ini juga menjadi upaya mandiri Pemkot Bukittinggi untuk menaikkan mutu pelayanan publik. Inovasi ini juga akan mempercepat koordinasi antarentitas instansi, sekaligus memperkokoh peran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada warga.

"Dengan beroperasinya Layanan Darurat 112 di Kota Bukittinggi diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kedaruratan yang modern, terintegrasi, dan berstandar nasional," pungkas Asrar.

Sumber: