Batas Waktu Minum Kopi yang Tepat Agar Tidur Malam Tetap Nyenyak

Batas Waktu Minum Kopi yang Tepat Agar Tidur Malam Tetap Nyenyak

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Kebiasaan menyeruput minuman berkafein seperti kopi memang manjur mengusir kantuk dan menjaga fokus harian, namun konsumsi pada jam yang tidak tepat berisiko merusak pola istirahat malam.

“Kafein yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat memberikan berbagai efek. Kafein dapat mengurangi kemampuan untuk tertidur, menurunkan kualitas tidur, dan mengganggu arsitektur tidur,” kata Tom Chambers, MBBS, dokter spesialis kedokteran tidur sekaligus salah satu pendiri Theta Sleep, dilansir laman Real Simple, Kamis.

Namun, efek kafein pengaruhi tidur bukan berarti setiap orang harus berhenti mengonsumsinya pada waktu yang sama. Batas waktu untuk berhenti minum kafein bergantung pada waktu tidur, jumlah kafein yang biasa dikonsumsi, serta kemampuan tubuh memproses kafein itu.

“Seharusnya kita mempertimbangkannya berdasarkan waktu tidur, daripada waktu yang ditentukan dalam sehari. Jika seseorang yang tidur pukul 21.00, tentu harus berhenti mengonsumsi kafein jauh lebih awal dibandingkan orang yang tidur tengah malam,” ujar Chambers.

Selain itu, perlu mempertimbangkan seberapa cepat tubuh menghilangkan kafein. Berdasarkan penelitian terbaru, kafein memiliki waktu paruh rata-rata sekitar 3 hingga 7 jam pada orang dewasa yang sehat. Namun, durasi tersebut dapat berbeda secara signifikan pada setiap orang.

Doktr spesialis kedokteran tidur bersertifikat dan direktur medis Sleep Cycle Center, Andrew Valenzuela, MD mengatakan ada sebagian orang yang memetabolisme atau memecah kafein dengan sangat lambat. Mereka sebaiknya memberikan jeda yang lebih panjang antara konsumsi kafein dan waktu tidur.

“Aturan sederhananya adalah menetapkan batas konsumsi kafein setidaknya 8 hingga 10 jam sebelum waktu tidur yang ditargetkan,” kata Valenzuela.

Pengaruh Dosis dan Waktu Konsumsi terhadap Kualitas Istirahat

Selain itu, dosis pada kafein juga berpengaruh. Secara umum, dibutuhkan kafein dalam jumlah cukup besar untuk mengganggu tidur secara signifikan. Namun, waktu konsumsi tetap menjadi faktor penting.

Valenzuela mengutip sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Sleep Medicine menemukan bahwa 400 miligram kafein, setara dengan sekitar 4 cangkir kopi, mengurangi total waktu tidur lebih dari satu jam ketika dikonsumsi enam jam sebelum tidur.

Jika seseorang tidur pukul 22.00, mengonsumsi kafein dalam jumlah besar hingga pukul 16.00 dapat memengaruhi tidur dan tingkat energi pada hari berikutnya.

Batas Aman Asupan Kafein Berdasarkan Hasil Penelitian

Penelitian lain menunjukkan bahwa batas konsumsi mungkin perlu dibuat lebih awal ketika dosis kafein yang dikonsumsi sangat tinggi.

“Uji klinis terbaru dalam bidang kedokteran tidur menunjukkan bahwa dosis tinggi yang dikonsumsi dalam rentang 8 hingga 12 jam sebelum tidur secara signifikan meningkatkan fragmentasi tidur dan menunda waktu untuk tertidur,” tambah Valenzuela.

Dalam sebuah uji acak silang, konsumsi 400 miligram kafein masih memengaruhi tidur meskipun dikonsumsi 12 jam sebelum tidur. Dalam hal ini, jika target waktu tidur pukul 22.00, maka seseorang perlu berhenti mengonsumsi kafein dalam jumlah tersebut paling lambat pukul 10.00.

Namun, hal tersebut bukan berarti secangkir kecil kopi setelah tengah hari pasti akan merusak tidur. Dalam penelitian yang sama, 100 miligram kafein tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tidur pada waktu konsumsi yang diuji.

Sumber: