Manfaatkan Dana TKD, Pemkab Pasaman Barat Bangun 4 Paket Jalan Senilai Rp46,1 Miliar
--
SUMBAR.DISWAY.ID - Sebanyak empat paket pembangunan jalan dengan total nilai Rp46.127.026.570 tengah dikerjakan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pemkab Pasaman Barat memanfaatkan transfer ke daerah (TKD) untuk mendukung pembangunan tersebut sekaligus memperlancar akses masyarakat di sejumlah wilayah.
Kepala Dinas PUPR Pasaman Barat Bambang Sumarsono mengatakan satu paket pekerjaan sudah selesai, sedangkan tiga paket lainnya telah terkontrak dan segera masuk tahap pengerjaan. pembangunan jalan tersebut juga mendapat pendampingan dan pengawalan dari Kejaksaan Negeri Pasaman Barat sebagai bagian dari upaya percepatan dan kepatuhan dalam pelaksanaan pekerjaan.
"Ada empat paket pekerjaan jalan dengan nilai Rp46.127.026.570. Satu pekerjaan telah selesai dan tiga lagi sudah terkontrak segera dikerjakan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat Bambang Sumarsono di Simpang Empat, Jumat.
Dalam pelaksanaannya, Dinas PUPR Pasaman Barat terus mengingatkan agar pembangunan mengikuti spesifikasi yang tercantum dalam dokumen kontrak. Langkah tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan pekerjaan jalan yang menggunakan dana TKD.
Empat Paket Jalan Pasaman Barat Senilai Rp46,1 Miliar
Bambang menjelaskan, salah satu pekerjaan yang sudah terkontrak yakni rehabilitasi/rekonstruksi jalan Simpang Sayur-Sikabau dengan nilai Rp21.190.186.321. Kemudian, terdapat rehabilitasi /rekonstruksi jalan Wonosari -Mandiangin, Lubuk Puta dengan nilai Rp12.808.163.39.
Paket berikutnya berupa rehabilitasi/rekonstruksi Jalan Aek Nabirong-Trans Air Nabirong senilai Rp240.558.487. Sementara itu, rehabilitasi /rekonstruksi jalan MAN Kajai-Simpang Timbo Abu memiliki nilai Rp11.888.118.123.
Menurut Bambang, pembangunan jalan memiliki arti penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan akses transportasi. Selain mempermudah mobilitas, keberadaan jalan juga membantu masyarakat membawa hasil pertanian dan perkebunan keluar daerah.
"Jalan itu sangat penting artinya bagi masyarakat. Selain memperlancar akses transportasi juga akan memudahkan masyarakat membawa hasil pertanian dan perkebunan keluar daerah," ujar dia.
Enam Jembatan Ikut Dibangun
Selain menangani pembangunan dan rehabilitasi jalan, Dinas PUPR Pasaman Barat juga mengerjakan pembangunan enam titik jembatan. Total nilai pekerjaan jembatan tersebut mencapai Rp13.729.672.162.
pembangunan jalan dan jembatan itu menjadi bagian dari pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan dengan memanfaatkan dana TKD. Dalam pelaksanaannya, Pemkab Pasaman Barat berharap seluruh pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan target yang telah ditetapkan.
"Mudah-mudahan pembangunan dari dana TKD dapat berjalan dengan lancar. Kita targetkan dua bulan ini pekerjaan dapat selesai," ujar dia.
Sumber: