Pessel Rawan Bencana, Wabup Risnaldi Tegaskan Penanggulangan Tak Boleh Cuma Beban BPBD

Pessel Rawan Bencana, Wabup Risnaldi Tegaskan Penanggulangan Tak Boleh Cuma Beban BPBD

Wabup Pessel Risnaldi Ibrahim buka Bimtek Jitupasna di Bayang. Tegaskan seluruh lintas sektor dan OPD harus siap hadapi bencana dan tahap rekonstruksi.-Dok. Istimewa-

SUMBAR.DISWAY.ID -- Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) untuk penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi di Gizella Hotel Bayang, Selasa (22/9/2026).

Dalam sambutannya, Risnaldi mengatakan kegiatan tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana, baik pada saat terjadi bencana maupun dalam tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

"Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kegiatan ini bisa memberikan pemahaman kepada kita bagaimana menghadapi bencana, baik di saat bencana maupun dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana," ujar Risnaldi.

BACA JUGA:Transformasi Layanan Kesehatan, Pemko Payakumbuh Arahkan 171 Posyandu Layani Seluruh Siklus Hidup

Menurutnya, Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah yang setiap tahunnya memiliki potensi terjadinya berbagai bencana alam. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk selalu mempersiapkan diri dan meningkatkan kapasitas dalam penanggulangan bencana.

Risnaldi menegaskan, kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lintas sektor dan organisasi perangkat daerah.

"Setiap tahun Pesisir Selatan berpotensi mengalami bencana alam. Pemerintah harus siap. Semua lintas sektor harus memikirkan hal ini, tidak hanya BPBD. Kita harus memikirkannya bersama," katanya.

Ia juga mengingatkan agar upaya penanggulangan bencana tidak berhenti pada satu kegiatan atau hanya dilakukan ketika bencana terjadi. 

BACA JUGA:Wagub Vasko Ruseimy Koordinasikan Penanganan Darurat Longsor Arosuka Bersama Pemkab Solok

Menurutnya, evaluasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar pemerintah daerah dapat terus memperbaiki langkah dan strategi dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

"Kita pun bekerja tidak boleh berhenti. Perlu evaluasi terus-menerus," tegasnya.

Risnaldi mendorong seluruh peserta bimtek untuk mengikuti kegiatan secara serius dan maksimal. Ia berharap pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi yang lebih baik.

"Jangan menjadi biasa saja. Kalau kita biasa-biasa saja, kita pasti ditinggal. Tetapi kalau menjadi orang luar biasa, pasti dicari orang," ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti setelah bimtek selesai, melainkan menjadi bagian dari peningkatan kapasitas dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi bencana di Kabupaten Pesisir Selatan.

Sumber:

Berita Terkait