Jalan Kelok 44 Agam Tertimbun Longsor, Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material

Jalan Kelok 44 Agam Tertimbun Longsor, Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Akses jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi di kawasan Kelok 44, Agam, terganggu setelah material longsor menimbun badan jalan di Kelok 8. Pemerintah Kabupaten Agam kemudian mengerahkan satu unit alat berat untuk membersihkan timbunan tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan alat berat yang digunakan berupa loader milik Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar.

"alat berat dikerahkan setelah kita melakukan koordinasi dengan Dinas BMCKTR Sumbar," katanya didampingi Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Abdul Ghafur.

Saat ini, alat berat tersebut bekerja membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Material yang harus disingkirkan berupa karung yang diisi pasir.

Pembersihan itu dilakukan agar arus lalu lintas dari arah Lubuk Basung menuju Bukittinggi maupun sebaliknya dapat kembali normal. Sebab, timbunan material sebelumnya membuat akses kendaraan terganggu.

"Saat ini hanya kendaraan roda dua yang bisa lewat, setelah badan jalan tertimbun material longsor," katanya.

Longsor Terjadi Setelah Hujan Deras

Rahmat menjelaskan longsor bermula dari badan jalan di Kelok 10. Material kemudian turun hingga ke Kelok 8 setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur kawasan tersebut pada Jumat sekitar pukul 15.00 WIB.

Kondisi di Kelok 10 sebelumnya memang pernah mengalami kerusakan. Badan jalan di lokasi itu terban pada akhir November 2025 dan untuk sementara mendapat penahan berupa karung yang diisi pasir.

"Lokasi pernah terjadi tanah longsor pada akhir November 2025," katanya.

Material penahan tersebut kemudian ikut terdampak ketika tanah longsor kembali terjadi. Material longsor selanjutnya menimbun badan jalan provinsi di kawasan Kelok 8.

Jalan Padang Koto Gadang-Bukittinggi Ikut Tertutup

Selain ruas Lubuk Basung-Bukittinggi di kawasan Kelok 44, tanah longsor juga terjadi di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Padang Koto Gadang-Bukittinggi.

Rahmat menyebut lokasi longsor berada di Labuh Sampik, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Material longsor menutup badan jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas.

Ia menyebut tanah longsor juga menimbun badan jalan provinsi menghubungkan Padang Koto Gadang-Bukittinggi tepatnya labuh Sampik, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan.

Tanah longsor menutup badan jalan, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Sumber: