Palai Baluik Khas Solok Selatan, Kuliner Belut Pedas yang Menggugah Selera

Palai Baluik Khas Solok Selatan, Kuliner Belut Pedas yang Menggugah Selera

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Beragam kuliner khas turut memperkaya daya tarik Solok Selatan, Sumatra Barat, salah satunya Palai Baluik yang menawarkan cita rasa pedas serta proses pengolahan dengan cara dibungkus daun pisang dan dibakar.

Solok Selatan, sebuah kabupaten yang terletak di Sumatra Barat, memiliki pesona alam yang memesona serta kuliner eksotis yang tak kalah memikat. Salah satu yang patut dicoba adalah Palai Baluik, hidangan khas yang menggugah selera makan.

Palai Baluik merupakan kuliner yang membuat Solok Selatan semakin dikenal oleh para pelancong kuliner. Hidangan ini memiliki cita rasa pedas yang menggugah selera, dan keunikan dalam proses penyajiannya.

Palai Baluik, Hidangan Belut Berbalut Daun Pisang

Palai merupakan hidangan khas yang dibakar di atas bara api setelah dibungkus dalam daun pisang. Cara pengolahan tersebut membuat Palai Baluik memiliki aroma yang memikat dan menjadi salah satu daya tarik dari hidangan khas ini.

Namun, jika tidak ada arang, Palai Baluik juga dapat dipanggang dengan wajan di atas kompor dengan api kecil. Aromanya yang memikat sudah cukup untuk membuat siapapun tergoda untuk mencicipi Palai Baluik ini.

Untuk membuat Palai Baluik Balado khas Minang, bahan utama yang digunakan adalah 350 gram Belut. Bumbu dan pelengkapnya terdiri dari cabe merah sebanyak 30 butir yang bersifat opsional, lima siung bawang merah, empat siung bawang putih, serta jahe setengah ruas jari.

Selain itu, resep ini menggunakan satu buah tomat, lima tangkai daun ruku-ruku, satu lembar daun jeruk, satu lembar daun kunyit, daun pisang secukupnya, satu buah jeruk nipis, dan garam secukupnya.

Cara Membuat Palai Baluik Balado

Proses memasak dimulai dengan mencuci bersih Belut, kemudian memotongnya dan memberikan perasan jeruk nipis secukupnya. Belut selanjutnya didiamkan sambil menyiapkan bumbu.

Bumbu utama dibuat dengan menghaluskan cabe, bawang merah, bawang putih, jahe, dan garam. Setelah bumbu halus, Belut dicampurkan ke dalam bumbu tersebut dan diberi sebagian perasan jeruk nipis.

Berikutnya, siapkan bara api atau wajan untuk memanggang. Daun pisang perlu dipanaskan di atas api kecil hingga layu agar lebih mudah digunakan untuk membungkus Belut.

Setelah daun pisang siap, tata daun tersebut lalu masukkan Belut yang sudah dibumbui. Tambahkan potongan tomat, daun ruku-ruku, daun jeruk, dan daun kunyit, kemudian bungkus hingga rapi.

Tahap terakhir adalah memanggang bungkusan belut di atas bara hingga matang. Setelah matang, Palai Baluik Balado khas Minang yang enak siap untuk dinikmati.

Sumber: