Gebyar Pajak 2026 Sumbar Dorong Warga Taat Bayar Pajak Kendaraan

 Gebyar Pajak 2026 Sumbar Dorong Warga Taat Bayar Pajak Kendaraan

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Berbagai kemudahan layanan perpajakan terus dikembangkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Upaya tersebut salah satunya diwujudkan melalui Gebyar Pajak 2026 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Minggu. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang patuh melalui berbagai hadiah menarik.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan penerimaan PKB memiliki kontribusi terhadap pembangunan daerah. Karena itu, Pemprov Sumbar terus berupaya meningkatkan kemudahan layanan agar masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban perpajakan.

"PKB berkontribusi terhadap pembangunan di Sumbar. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan kemudahan layanan dan kepatuhan wajib pajak agar penerimaan daerah dapat lebih optimal," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Minggu, dalam kegiatan Gebyar Pajak 2026 di halaman Kantor Gubernur Sumbar.

Mahyeldi menyatakan Gebyar Pajak 2026 menjadi wadah pemberian apresiasi kepada wajib pajak yang patuh melalui berbagai hadiah menarik, sekaligus mendorong kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu.

Ia mengatakan PKB merupakan salah satu sumber penting pendapatan daerah yang berperan dalam menunjang pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

PKB Sumbar Dukung Pembangunan dan Layanan Publik

Menurut Mahyeldi, penerimaan dari pajak kendaraan bermotor memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan program pemerintah daerah. Dana yang terkumpul nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dan penyediaan layanan publik.

"Kontribusi pajak kendaraan bermotor sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan berbagai program pemerintah daerah. Dana yang dihimpun nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun penyediaan layanan publik yang lebih baik," ujarnya.

Untuk memperluas akses pembayaran pajak, Pemprov Sumbar juga telah menghadirkan sejumlah inovasi layanan perpajakan. Layanan tersebut meliputi samsat nagari, samsat malam minggu, pembayaran saat car free day, serta kios elektronik samsat (e-samsat).

Ia menyatakan layanan samsat nagari juga telah menjangkau berbagai wilayah hingga kawasan perbatasan Sumbar dengan provinsi tetangga. Kawasan perbatasan tersebut, yakni Nagari Sungai Rumbai (Kabupaten Dharmasraya) dan Nagari Koto Baru (Kabupaten Solok).

Kemudahan dalam membayar pajak, menurut dia, tetap perlu berjalan seiring dengan kesadaran masyarakat. Sebab, penerimaan pajak pada akhirnya kembali digunakan untuk mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi mengatakan kegiatan Gebyar Pajak 2026 menjadi salah satu sarana untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kontribusi wajib pajak bagi pembangunan Sumbar.

"Kami berharap Gebyar Pajak dapat memotivasi masyarakat untuk lebih disiplin dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Kepatuhan tersebut menjadi bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam membantu pemerintah daerah menyediakan anggaran bagi berbagai program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan bersama," kata dia.

Gebyar Pajak 2026 Siapkan Hadiah hingga Kuliner Tradisional

Pelaksanaan Gebyar Pajak 2026 juga melibatkan sejumlah mitra. Kepala Bapenda Sumbar Al Amin menyatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sumbar dengan Kepolisian, PT Jasa Raharja, Bank Indonesia, dan Bank Nagari.

Selain hadiah, penyelenggara menghadirkan kuliner tradisional dengan harga terjangkau. Kehadiran kuliner tersebut menjadi bagian dari apresiasi sekaligus daya tarik bagi masyarakat yang datang ke kegiatan tersebut.

"Untuk memeriahkan kegiatan, disiapkan berbagai hadiah bagi masyarakat, di antaranya tiga paket umrah, tiga unit sepeda motor, lima unit sepeda listrik, sembilan gram emas serta 81 helm. Selain itu, tersedia 3.000 paket makanan tradisional yang dapat dibeli masyarakat dengan harga Rp81. Paket tersebut merupakan dukungan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar," ujarnya lagi.

Al Amin menegaskan pelaksanaan Gebyar Pajak 2026 tidak menggunakan dana APBD. Berbagai hadiah dan fasilitas dalam kegiatan tersebut berasal dari dukungan para mitra serta UPTD Samsat dan Bapenda se-Sumbar.

Sumber: