Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Tarusan, Wabup Risnaldi Dorong Kawasan Terpadu
Wabup Pessel Risnaldi Ibrahim tinjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Tarusan. Ia dorong pengembangan kawasan terpadu pendukung ekonomi pesisir.-Dok. Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Kapuh dan Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Minggu (4/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Risnaldi mendorong agar kawasan kampung nelayan tidak hanya menjadi kawasan permukiman, tetapi dikembangkan secara terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung masyarakat.
Peninjauan diawali di Nagari Kapuh, kemudian dilanjutkan ke Nagari Sungai Pinang yang pembangunan Kampung Nelayan Merah Putihnya telah memasuki tahap pengerjaan.
BACA JUGA:Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
Dalam kunjungan tersebut, Risnaldi didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pesisir Selatan Andi Syafrinal, Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, Anggota DPRD Pesisir Selatan Dapil II Afridal, Wali Nagari Kapuh beserta perangkat nagari dan tokoh masyarakat setempat.
Selain melihat langsung kondisi lokasi dan perkembangan pembangunan, Risnaldi juga berdialog dengan masyarakat untuk mendengar aspirasi serta masukan terkait kebutuhan kawasan kampung nelayan.
Ia mengatakan dukungan dan keterlibatan masyarakat penting agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Risnaldi mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui penataan kawasan permukiman, pembangunan sarana dan prasarana pendukung, serta penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
BACA JUGA:Mahyeldi: “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” Harus Diwujudkan melalui Kolaborasi
Karena itu, saat meninjau kawasan di Nagari Sungai Pinang, ia mengarahkan agar pembangunan dikembangkan dengan konsep kampung nelayan terpadu.
“Kita arahkan agar kawasan Kampung Nelayan ini menjadi kawasan terpadu. Jadi, tidak hanya perumahan, tetapi berbagai fasilitas pendukung masyarakat juga dapat terintegrasi dalam satu kawasan,” ujar Risnaldi.
Menurutnya, kawasan terpadu tersebut dapat dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai dari kantor wali nagari, perumahan, sekolah, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), balai pertemuan nelayan, tempat pelelangan ikan dan fasilitas pendukung lainnya.
Ia menekankan agar pembangunan tidak hanya melihat kebutuhan saat ini, tetapi juga mempertimbangkan perkembangan kawasan untuk jangka panjang.
BACA JUGA:Wabup Risnaldi Lepas 726 Kontingen Pessel Berlaga di Porprov XVI Sumbar 2026
Sumber: