Tim SAR Evakuasi Lebih dari 50 Warga Terjebak Banjir di Padang
--
SUMBAR.DISWAY.ID - Lebih dari 50 warga harus dievakuasi setelah banjir menggenangi permukiman di dua kawasan Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu. Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet dan bentangan tali untuk menjangkau warga yang terjebak di tengah arus air yang deras.
Banjir melanda kawasan Koto Panjang Ikua dan Lubuk Minturun setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu siang. Luapan sungai membuat air menggenangi permukiman dengan ketinggian lebih dari 50 sentimeter. Air juga tampak berwarna kecokelatan dengan arus yang cukup kuat sehingga warga membutuhkan bantuan untuk keluar dari lokasi terdampak.
"Genangan air cukup tinggi dan deras, puluhan warga terjebak dan butuh bantuan evakuasi," kata Komandan Tim Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang Tri Desyu Herman usai evakuasi di Padang, Sabtu malam.
Tim SAR Prioritaskan Kelompok Rentan
Personel SAR Padang memulai proses evakuasi sejak sore hingga malam hari. Dalam operasi tersebut, tim berhasil mengevakuasi lebih dari 50 orang dengan memanfaatkan perahu karet serta bentangan tali untuk membantu warga menyeberangi aliran banjir.
Tri Desyu Herman mengatakan tim memprioritaskan warga yang masuk kelompok rentan. Mereka meliputi anak kecil, perempuan hamil, lanjut usia, serta warga yang sedang sakit.
Selain Kantor SAR Padang, personel Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar turut membantu penyelamatan warga. Operasi kepolisian tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polda Sumbar Brigjen Pol Solihin, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur lainnya.
Seluruh personel bekerja sama di lapangan untuk membantu warga keluar dari kawasan banjir. Upaya bersama tersebut dilakukan demi menyelamatkan masyarakat dari dampak bencana dan mencegah jatuhnya korban jiwa.
Banjir di Padang Mulai Surut pada Sabtu Malam
Hujan lebat yang turun sejak Sabtu siang memicu luapan sungai hingga merendam dua kawasan permukiman di Kecamatan Koto Tangah. Ketinggian air yang melampaui 50 sentimeter dan arus yang deras membuat sebagian warga tidak dapat meninggalkan lokasi tanpa bantuan tim penyelamat.
Hingga Sabtu malam, belum ada keterangan resmi mengenai korban jiwa akibat banjir tersebut. Meski demikian, genangan air di lokasi terdampak perlahan mulai surut.
Sumber: