BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Bangun Ekosistem Layanan Kesehatan yang Lebih Terintegrasi
BSI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi, Bangun Ekosistem Layanan Kesehatan yang Lebih Terintegrasi-dok.istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperluas peran strategis perbankan syariah dalam mendukung layanan publik melalui penguatan sinergi dengan BPJS Kesehatan. Kolaborasi ini diarahkan untuk menghadirkan layanan transaksi yang semakin mudah dan terintegrasi, memperkuat efisiensi operasional, serta membuka peluang pengembangan ekosistem bisnis yang mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama terkait optimalisasi layanan pembayaran iuran BPJS Kesehatan dan pembayaran gaji pegawai (payroll). Lebih dari sekadar penguatan layanan transaksi, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya BSI memperluas kontribusi perbankan syariah dalam mendukung kebutuhan institusi publik sekaligus mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, sinergi dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah strategis untuk memperluas kontribusi BSI dalam ekosistem layanan kesehatan nasional. Melalui kapabilitas perbankan, jaringan layanan, serta pengembangan teknologi digital, BSI berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan institusi.
“Perbankan memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan layanan publik, termasuk melalui kemudahan transaksi, efisiensi pengelolaan keuangan, dan solusi perbankan yang terintegrasi. Bersama BPJS Kesehatan, kami ingin memperkuat sinergi yang tidak hanya memberikan nilai tambah bagi masyarakat, tetapi juga mendukung operasional institusi dan membuka peluang pengembangan ekosistem kesehatan secara berkelanjutan,” ujar Anggoro.
Salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut adalah kemudahan pembayaran iuran BPJS Kesehatan melalui aplikasi BYOND by BSI. Layanan digital ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran secara praktis tanpa harus datang ke kantor cabang, sehingga mendukung kemudahan pemenuhan kewajiban kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Di sisi lain, BSI juga akan mendukung layanan pembayaran gaji pegawai di lingkungan BPJS Kesehatan. Selanjutnya terdapat potensi Kerjasama dikembangkan lebih lanjut melalui layanan business to business (B2B), pengelolaan transaksi keuangan, serta integrasi layanan perbankan bagi rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Pengembangan ekosistem tersebut membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, mulai dari optimalisasi proses transaksi dan pengelolaan arus kas hingga penjajakan solusi pembiayaan untuk mendukung pengembangan infrastruktur, modernisasi fasilitas, dan peningkatan kapasitas layanan kesehatan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:Lewat “Satu Benang Untuk Sade, BSI Ajak Masyarakat Bantu Pulihkan Desa Wisata di Lombok
“Kami melihat peluang sinergi ini dapat terus berkembang, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin dinamis. BSI siap menjajaki berbagai peluang kerja sama, termasuk solusi pengelolaan keuangan dan pembiayaan, untuk mendukung penguatan kapasitas institusi serta pengembangan fasilitas kesehatan,” tambah Anggoro.
Kolaborasi ini melanjutkan kerja sama yang telah terjalin antara BSI dan BPJS Kesehatan, antara lain melalui layanan cash management system (CMS) untuk mendukung pengelolaan likuiditas serta layanan collection bagi pembayaran iuran peserta BPJS Kesehatan dari segmen individu maupun badan usaha.
Untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga, BSI terus memperkuat kapasitas teknologi informasi, infrastruktur digital, dan sistem keamanan transaksi. Penguatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan perbankan yang andal, aman, dan nyaman bagi nasabah serta mitra institusi, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap transaksi digital yang cepat dan terintegrasi.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan “Melalui kerja sama ini, kami berharap akses kanal pembayaran iuran JKN semakin luas, mudah, aman, dan dapat menjangkau lebih banyak peserta. Kemudahan pembayaran iuran menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran, menjaga kesinambungan kepesertaan aktif, dan memastikan perlindungan kesehatan peserta tetap terjaga,” ujar Pujo, Senin (12/10).
Pujo menjelaskan, sektor perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung penerimaan iuran, kemudahan transaksi, serta pengembangan layanan keuangan yang terintegrasi. Karena itu, kolaborasi dengan BSI tidak hanya diarahkan untuk memperluas kanal pembayaran, tetapi juga memperkuat tata kelola keuangan Program JKN melalui pengelolaan arus kas yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
BACA JUGA:Sambut Wisatawan di NTB, BSI Hadirkan Kenyamanan Ibadah di Masjid Nurul Bilad Lombok
Selain memperkuat layanan transaksi dan kerja sama kelembagaan, BSI juga berkontribusi dalam mendukung perluasan cakupan perlindungan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi dengan sejumlah pemerintah daerah, BSI menjalankan program bantuan di bidang kesehatan dan pembangunan daerah, termasuk dukungan terhadap upaya pencapaian Universal Health Coverage (UHC) melalui perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Inisiatif tersebut diharapkan dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan kesehatan, sekaligus memperkuat sinergi antara sektor perbankan, pemerintah daerah, dan penyelenggara jaminan kesehatan dalam mendorong layanan kesehatan yang lebih inklusif dan merata.
Anggoro menegaskan, BSI akan terus mengembangkan kolaborasi lintas sektor yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional. “Bagi BSI, pertumbuhan bisnis harus berjalan beriringan dengan penciptaan nilai bagi masyarakat. Kami ingin memastikan kapabilitas perbankan syariah dapat menjadi bagian dari solusi, memperkuat ekosistem layanan publik, dan menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi Indonesia,” tutup Anggoro.
Sumber: