Pemko Padang Optimis Pertahankan Predikat Peringkat Satu KIP Sumbar 2026
--
SUMBAR,DISWAY.ID -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang mempresentasikan komitmen serta jajaran capaian Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dalam ajang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik se-Sumatera Barat Tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Aula Kantor Bappeda Sumatera Barat, Selasa (20/10).
Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa memimpin langsung pemaparan materi tersebut. Dalam presentasinya, ia mendapat pendampingan dari Asisten III Sekretariat Daerah Kota Padang Corri Saidan serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Tommy TRD.
Jajaran panelis Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat menguji langsung pemaparan Pemko Padang. Ketua Komisi Informasi Sumbar Idham Fadhli memimpin sidang pengujian bersama tim panelis, yakni Tanti Endang Lestari, Mona Sisca, dan Riswandy. Langkah ini menjadi wujud nyata pelaksanaan amanat undang-undang guna menghadirkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.
Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menegaskan bahwa keterbukaan informasi menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Pemerintah Kota Padang menyadari bahwa ini merupakan sebuah kewajiban yang diamanatkan oleh undang-undang. Tentu kita menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan akuntabel,” tegas Raju.
Sebagai penyandang Peringkat Satu dan predikat kategori "Informatif" tingkat Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat pada 2025, Pemko Padang terus memperkuat kelembagaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) hingga ke tingkat jaringan paling bawah.
Guna menopang langkah tersebut, Pemko Padang menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk tahun anggaran 2027. Anggaran ini menyasar penyediaan perangkat pendukung teknologi di seluruh kantor kelurahan.
“Khusus tahun 2027 depan, untuk memperkuat peran kelurahan sebagai PPID pelaksana, kita menyiapkan anggaran untuk pengadaan satu unit PC all-in-one. Perangkat ini khusus menunjang kegiatan PPID pelaksana agar lurah dapat memberikan informasi secara tepat menggunakan teknologi yang ada,” terang Raju.
Selain menyajikan transparansi dokumen publik—seperti APBD, program unggulan, hingga alokasi bantuan sosial (bansos)—portal PPID Kota Padang kini melengkapi layanannya dengan fitur aksesibilitas ramah disabilitas. Pengguna dapat memanfaatkan pengaturan kontras warna hingga fitur pembaca teks (text-to-speech).
Berbekal berbagai pembenahan sistem dan komitmen anggaran tersebut, Pemko Padang optimis mampu mempertahankan gelar juara di tingkat provinsi.
“Insya Allah, untuk 2026 ini kita yakin dapat mempertahankan capaian peringkat Satu Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat Provinsi Sumatera Barat melalui komitmen anggaran, penguatan kelembagaan, serta kualitas informasi yang transparan,” pungkas Raju.
Sumber: