Tinjau Dasawisma Pasir Pantai 3 Silaut, Oktarina Risnaldi Tekankan Manfaat Nyata bagi Keluarga
TP PKK Pesisir Selatan nilai Dasawisma Pasir Pantai 3 di Nagari Pasir Binjai. Oktarina Risnaldi ajak kader tingkatkan gotong royong dan ketahanan pangan.-Dok. Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Staf Ahli TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan Oktarina Risnaldi menekankan pentingnya kegiatan Dasawisma memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan lingkungan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri penilaian lapangan Lomba Dasawisma Pasir Pantai 3 di Nagari Pasir Binjai, Kecamatan Silaut, Senin (26/10/2026).
Dalam sambutannya, Oktarina menyampaikan salam dari Ketua TP PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia menyampaikan apresiasi atas persiapan pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, pengurus TP PKK, dan kader Dasawisma dalam menyukseskan kegiatan penilaian tersebut.
BACA JUGA:Terima Kunjungan Danrem, Wako Hendri Arnis Dorong Sinergi Optimalkan Kawasan Strategis
Oktarina menjelaskan, Dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK. Kelompok ini berperan penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas.
“Dasawisma merupakan ujung tombak gerakan PKK yang memiliki peranan sangat penting dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” ujarnya dalam sambutan.
Menurutnya, kelompok Dasawisma membantu kader mengenali kondisi keluarga secara lebih dekat. Selain itu, kelompok ini juga mendorong partisipasi masyarakat dalam menjalankan sepuluh program pokok PKK.
Oktarina menegaskan, lomba Dasawisma bukan sekadar ajang untuk meraih juara. Sebaliknya, kegiatan ini menjadi sarana evaluasi, pembinaan, dan motivasi bagi para kader.
BACA JUGA:Festival Literasi Rahmah El Yunusiyyah, Meneruskan Semangat Tokoh Pendidikan Perempuan
Melalui penilaian lapangan, tim penilai dapat melihat pengelolaan administrasi, aktivitas kader, serta manfaat program PKK bagi masyarakat.
Karena itu, ia berharap kader terus menjalankan kegiatan Dasawisma secara konsisten, bukan hanya saat menghadapi perlombaan.
“Dasawisma tidak hanya aktif ketika akan menghadapi penilaian, tetapi terus bergerak dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menjelaskan, kader dapat memulai upaya tersebut melalui pendataan keluarga dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Selanjutnya, kader perlu mendorong pemanfaatan pekarangan, pengelolaan sampah, serta peningkatan ketahanan pangan keluarga.
Sumber: