Turun Langsung ke Lapangan, Wabup Risnaldi Tinjau Sejumlah Usulan Infrastruktur
Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni dorong pemberdayaan ibu-ibu kelompok Yasinan di Kabupaten Solok melalui gerakan Yasinan Peduli dan Berdaya.-Dok. Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim meninjau sejumlah lokasi yang diusulkan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Kecamatan Bayang, Jumat (23/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan daerah.
Pemerintah daerah ingin memastikan setiap usulan yang diajukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan mempertimbangkan skala prioritas.
BACA JUGA:Lisda Hendrajoni Ajak Kelompok Yasinan di Solok Perkuat Persaudaraan dan Kemandirian Ekonomi
Dalam kegiatan tersebut, Risnaldi didampingi Anggota DPRD Pesisir Selatan Andra Respati, Kepala Dinas Pertanian Pesisir Selatan Hamdi, Camat Koto XI Tarusan Nurlaini, Camat Bayang Yuhendro Nasti, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pesisir Selatan Fahresi Eka Siska, para wali nagari, serta tokoh masyarakat setempat.
Risnaldi mengatakan, peninjauan lapangan penting dilakukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi infrastruktur yang membutuhkan perhatian.
Dengan melihat langsung kondisi jalan dan jembatan, pemerintah dapat memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mengidentifikasi persoalan yang perlu ditindaklanjuti.
“Melalui peninjauan ini, kita ingin memastikan usulan pembangunan benar-benar berdasarkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan,” ujar Risnaldi.
BACA JUGA:Dies Natalis ke-72, UNP Perkuat Kolaborasi untuk Hasilkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
Menurutnya, jalan dan jembatan memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar akses antarkampung, serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Infrastruktur yang memadai juga dibutuhkan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai layanan dan menjalankan kegiatan sehari-hari.
Karena itu, setiap usulan pembangunan perlu dikaji secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi kerusakan, tingkat urgensi, manfaat bagi masyarakat, serta hasil kajian teknis dari perangkat daerah terkait.
Ia berharap, hasil peninjauan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan infrastruktur, sehingga penanganan yang direncanakan nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, perencanaan pembangunan dapat disusun berdasarkan skala prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
BACA JUGA:BMKG Minangkabau Rilis Peringatan Cuaca Ekstrem Sumbar: Mentawai, Padang, hingga Solok Status Siaga
Sumber: