Solok Selatan Salurkan Bantuan Peralatan untuk 260 UMKM

Solok Selatan Salurkan Bantuan Peralatan untuk 260 UMKM

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Sebanyak 260 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menerima bantuan peralatan usaha dari pemerintah daerah pada 2026. Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem sekaligus mendukung kebijakan nasional.

Bupati Solok Selatan Khairunas mengatakan, penguatan sektor UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Selain membuka kesempatan kerja, keberadaan usaha mikro, kecil, dan menengah juga membantu memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

"UMKM memiliki peranan yang sangat strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah sehingga terus didorong agar berkembang," kata Bupati Solok Selatan Khairunas di Padang Aro, Senin.

Menurut Khairunas, pengembangan usaha masyarakat juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan tingkat pengangguran. Karena itu, Pemkab Solok Selatan terus melanjutkan program bantuan peralatan bagi pelaku usaha produktif.

Pada 2026, penyaluran bantuan tersebut memasuki pelaksanaan keempat kalinya. Jika dihitung sejak 2023 hingga 2026, program ini telah menjangkau 1.544 pelaku UMKM di Kabupaten Solok Selatan.

Bantuan UMKM Solok Selatan Berlanjut hingga 2026

Khairunas menyebut jumlah penerima bantuan secara akumulatif menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang menjalankan usaha produktif. Ia berharap seluruh penerima dapat menggunakan sekaligus merawat peralatan yang diberikan agar manfaatnya benar-benar mendukung perkembangan usaha.

Bupati juga meminta pelaku UMKM memanfaatkan bantuan tersebut untuk meningkatkan hasil produksi, menjaga kualitas produk, memperbesar kapasitas usaha, hingga memperluas pemasaran.

"Gunakan bantuan ini untuk meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas produk, memperbesar kapasitas usaha, dan memperluas jangkauan pemasaran," kata dia.

Selain meningkatkan kemampuan produksi, Khairunas mendorong pelaku usaha agar terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Ia menilai pemanfaatan teknologi digital dan media sosial dapat membantu pelaku UMKM mempromosikan sekaligus memasarkan produk mereka.

"Jangan hanya berpikir bagaimana usaha kita bisa bertahan, tetapi bagaimana usaha kita bisa berkembang dan memberikan manfaat lebih luas, termasuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar kita," ujar dia.

Untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan, Pemkab Solok Selatan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Langkah tersebut diharapkan membuat bantuan peralatan memberikan dampak nyata terhadap perkembangan usaha masyarakat, bukan sekadar menambah sarana produksi.

Solok Selatan Miliki 11.505 Pelaku UMKM

Sumber: