Klinik Muhammadiyah Mulai Dibangun di Kambang, Risnaldi Titip Pesan Penting
Wabup Pessel Risnaldi Ibrahim hadiri peletakan batu pertama Klinik Muhammadiyah di Kambang Barat, pesankan pentingnya pelayanan kesehatan dengan hati.-Dok. Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Wakil Bupati Pesisir SelatanRisnaldi Ibrahim menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Klinik Muhammadiyah di Pasar Gompong, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang, Ahad (1/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup menyampaikan salam dari Bupati Hendrajoni kepada keluarga besar Muhammadiyah dan seluruh undangan yang hadir.
Dalam sambutannya, Risnaldi menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah atas kontribusinya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
BACA JUGA:Buka MTQ ke-46 Kota Sawahlunto, Gubernur Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Al-Quran
Menurutnya, pembangunan klinik tersebut merupakan langkah penting untuk memperluas akses pelayanan medis, khususnya bagi masyarakat Nagari Kambang dan wilayah sekitarnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar Muhammadiyah yang telah mengambil bagian dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pembangunan Klinik Muhammadiyah ini,” ujar Risnaldi.
Ia menjelaskan, kesehatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau, berkualitas, serta memberikan rasa aman dan nyaman.
Dengan hadirnya Klinik Muhammadiyah, Risnaldi berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis dengan lebih mudah. Dengan demikian, warga tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pertolongan kesehatan.
BACA JUGA:Mandi Pagi atau Malam Hari, Mana yang Lebih Baik?
Risnaldi Tekankan Pelayanan dengan Hati
Selain mengapresiasi pembangunan klinik, Risnaldi juga menitipkan pesan kepada pengelola agar mengutamakan kualitas pelayanan. Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan harus diiringi dengan pelayanan yang profesional, ramah, dan penuh kepedulian.
Ia menegaskan, pembangunan klinik bukan sekadar mendirikan bangunan fisik. Lebih dari itu, fasilitas tersebut harus menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat yang datang untuk berobat merasa dipersulit. Berikan pelayanan yang baik, layani dengan hati, dan jadikan klinik ini sebagai tempat masyarakat mendapatkan pertolongan dan harapan untuk sembuh,” tegasnya.
Karena itu, ia berharap seluruh pengelola klinik nantinya dapat memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pasien. Selain mengutamakan profesionalisme, petugas juga perlu menunjukkan keramahan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Konser 30 Tahun Ungu Pecah! Andien, Rossa, hingga Lesti Meriahkan Panggung
Sumber: