Ruas Tol Sicincin–Bukittinggi Ditargetkan Rampung dan Bisa Digunakan pada 2031

Kamis 05-02-2026,08:40 WIB
Reporter : Esnoe Wardhana
Editor : Esnoe Wardhana

Sumbar.Disway.id - Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru pada ruas Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi dapat rampung dan mulai difungsikan pada 2031. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh proses perencanaan hingga konstruksi dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sejak awal.

Target ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum, Rachman Arief Dienaputra, dalam rapat lanjutan yang membahas percepatan pembangunan ruas tol tersebut. Rapat tersebut melibatkan unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait dan digelar di Kementerian Pekerjaan Umum pada Rabu, 3 Februari 2026.

“Pengoperasian ruas ini dimungkinkan pada 2031. Namun demikian, terdapat peluang percepatan menjadi 2029 sepanjang dukungan teknis, pendanaan, dan koordinasi lintas sektor dapat berjalan optimal sejak tahap awal,” tegas Rachman Arief Dienaputra.

Dalam forum tersebut juga diungkapkan bahwa nilai investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan Jalan Tol Sicincin/Kayu Tanam–Bukittinggi diperkirakan mencapai Rp25,23 triliun. Proyek ini akan dikerjakan oleh PT Hutama Karya melalui mekanisme penugasan dari pemerintah.

Pembahasan rapat mencakup berbagai tahapan teknis yang tengah dan akan dilakukan, seperti survei topografi, survei geoteknik, serta penyusunan rekomendasi teknis sebagai bagian dari proses perencanaan proyek.

Menanggapi rencana tersebut, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyatakan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung percepatan pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional dan memiliki urgensi tinggi bagi daerah.

Mahyeldi menilai, kehadiran ruas tol ini akan memberikan manfaat jangka panjang, khususnya dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mengurangi ketergantungan pada jalur nasional Padang–Bukittinggi yang selama ini kerap terdampak banjir dan longsor.

“Kami menyambut baik target dan komitmen pemerintah pusat dalam pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi. Infrastruktur ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat ke depan,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat siap berperan aktif sesuai kewenangan yang dimiliki, termasuk dalam hal koordinasi lintas sektor serta dukungan administratif dan teknis agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.

"InsyaAllah, kami siap mendukung sesuai kewenangan yang dimiliki daerah,"tegas Mahyeldi

Rapat lanjutan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan infrastruktur strategis dapat dilaksanakan secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. Mahyeldi juga menyebutkan bahwa pertemuan lanjutan masih akan dilakukan sehingga ruang untuk penyesuaian kebijakan tetap terbuka.

Selain dihadiri perwakilan pemerintah daerah dan Kementerian Pekerjaan Umum RI, rapat tersebut turut diikuti oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, perwakilan Kementerian Kehutanan RI, Direktur Utama PT Hutama Karya, serta Ketua Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia.

 

Kategori :