SUMBAR,DISWAY.ID - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menegaskan skuadnya siap meredam agresivitas tuan rumah Galatasaray dalam laga leg pertama playoff 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026. Duel sengit ini akan berlangsung di Stadion Ali Sami Yen Sports, Istanbul, pada Rabu 18 Februari 2026 dini hari WIB.
Spalletti menyadari bahwa bertandang ke Turki bukanlah perkara mudah. Oleh karena itu, ia meminta anak asuhnya untuk tetap tenang dan fokus mengendalikan jalannya pertandingan sejak menit awal.
"Kami harus mampu menahan agresivitas awal Galatasaray dan menampilkan gaya permainan kami sendiri. Kami akan berupaya menguasai bola karena itu adalah kunci utama untuk meraih hasil positif di sini," ujar Spalletti melansir laman resmi Juventus.
Juru taktik asal Italia tersebut memastikan para pemain Si Nyonya Tua berada dalam kondisi prima. Ia optimistis timnya mampu memberikan performa terbaik meskipun harus bermain di bawah tekanan suporter lawan.
Pertandingan kontra Galatasaray menjadi momentum krusial bagi Juventus untuk bangkit. Pasalnya, mereka baru saja menelan kekalahan pahit 2-3 dari Inter Milan di ajang Liga Italia 2025/2026, Minggu (15/2) kemarin. Spalletti menilai laga di kompetisi Eropa ini bisa menjadi titik balik bagi mentalitas timnya.
"Tidak perlu menaikkan ekspektasi terlalu tinggi, kami hanya harus menunjukkan bahwa kami pantas berada di level pertandingan seperti ini. Laga ini harus menjadi titik balik kami," tegas mantan pelatih timnas Italia tersebut.
Senada dengan sang pelatih, gelandang Juventus Weston McKennie juga mengusung misi serupa. Pemain asal Amerika Serikat itu mengakui bahwa atmosfer suporter fanatik Galatasaray di Istanbul seringkali meneror mental tim tamu. Namun, ia berharap kehadiran Kenan Yildiz—bintang muda Juventus asal Turki—bisa sedikit meredam cemoohan suporter tuan rumah.
"Suporter di sini selalu memperlihatkan atmosfer luar biasa. Kami berharap keberadaan Yildiz bisa membuat mereka tidak terlalu banyak memberikan siulan kepada kami," tutur McKennie.
McKennie pun menyatakan kesiapannya untuk mengobrak-abrik lini pertahanan Galatasaray. Ia berambisi memberikan kesulitan maksimal bagi tim asuhan Okan Buruk tersebut demi membawa pulang kemenangan ke Turin.
Juventus wajib waspada mengingat catatan sejarah tidak memihak mereka saat bertemu raksasa Turki ini. Berdasarkan data Transfermarkt, kedua tim terakhir kali bertemu pada fase grup Liga Champions 2013/2014.
Kala itu, Juventus gagal meraih satu pun kemenangan dalam dua pertemuan di Grup B. Si Nyonya Tua hanya mampu bermain imbang 2-2 di kandang dan menderita kekalahan menyakitkan 0-1 saat melakoni laga tandang di Istanbul yang bersalju.
Kemenangan di leg pertama ini sangat vital bagi peluang Juventus. Jika berhasil mencuri poin penuh, langkah mereka akan lebih ringan saat menjamu Galatasaray pada leg kedua di Stadion Juventus, Turin, Kamis (26/2) mendatang.
Andai berhasil melewati adangan Galatasaray di fase playoff ini, Juventus sudah ditunggu oleh lawan berat lainnya. Berdasarkan bagan turnamen, pemenang laga ini akan berhadapan dengan salah satu wakil Inggris, yakni Liverpool atau Tottenham Hotspur, di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Pertandingan Galatasaray vs Juventus bisa kalian saksikan melalui vidio com.(*).