Hadapi Lonjakan Wisatawan Lebaran, PKL Pantai Carocok Painan Mulai Bersolek

Rabu 11-03-2026,12:35 WIB
Reporter : Afrizal
Editor : Dimas Chandra Permana

SUMBAR, DISWAY.ID -- Menghadapi lonjakan kunjungan wisatawan pada masa libur Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) mulai melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Pantai Carocok Painan, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Disparbudpora Pesisir Selatan, Ronald Bernando, sebagai langkah awal untuk memastikan kawasan wisata unggulan di Pesisir Selatan itu tetap tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung selama masa libur Lebaran.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para pedagang yang berjualan di sekitar kawasan Pantai Carocok diberikan pemahaman terkait penataan lokasi berjualan, kebersihan lingkungan, serta pentingnya menjaga ketertiban kawasan wisata.

BACA JUGA: BBM Nasional Cuma Tahan 20 Hari? Warga Banda Aceh Serbu SPBU, Antrean Mengular Sampai Ratusan Meter!

Ronald Bernando menyampaikan, Pantai Carocok Painan merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Pesisir Selatan yang setiap tahunnya selalu dipadati wisatawan, terutama saat momen libur Idulfitri. 

Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan persiapan sejak dini agar kawasan wisata tetap tertata dengan baik.

Menurutnya, keberadaan pedagang merupakan bagian penting dari aktivitas wisata, namun tetap perlu diatur agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung maupun akses di kawasan wisata.

“Kita ingin kawasan Pantai Carocok tetap rapi, bersih, dan nyaman. Biasanya saat libur Lebaran jumlah pengunjung meningkat cukup signifikan, sehingga penataan pedagang perlu dilakukan agar aktivitas wisata tetap berjalan dengan tertib,” ujarnya.

BACA JUGA:Pemprov Sumbar Salurkan Hibah Pembangunan dan Bantuan Sosial di Masjid Syekh Muhammad Daud

Ia juga mengajak para pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan serta mematuhi aturan penataan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Selain itu, Ronald menegaskan, kegiatan sosialisasi dan penataan ini bukan untuk membatasi ruang usaha para pedagang, melainkan untuk menciptakan kawasan wisata yang lebih tertib sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi semua pihak, baik pedagang maupun wisatawan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pesisir Selatan, Afriman Julta, serta Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi.

BACA JUGA:Gubernur Mahyeldi Tekankan Sinkronisasi Program Daerah demi Pertumbuhan Ekonomi Sumbar

Kehadiran sejumlah organisasi perangkat daerah tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dalam menata kawasan wisata serta memastikan aktivitas perdagangan dan pariwisata dapat berjalan dengan tertib menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Idulfitri.

Kategori :