Setelah 10 Tahun, Bruno Mars Rilis Album Solo Baru Bertajuk 'The Romantic'

Senin 02-03-2026,10:47 WIB
Reporter : Esnoe Wardhana
Editor : Esnoe Wardhana

SUMBAR.DISWAY.ID - Musisi pop dunia Bruno Mars kembali menyapa penggemarnya dengan merilis album solo terbaru bertajuk The Romantic, sepuluh tahun setelah kesuksesan albumnya 24K Magic yang diluncurkan pada 2016.

Album ini memuat sembilan lagu yang menghadirkan nuansa nostalgia melalui sentuhan musik era Philly soul dan quiet storm. Informasi tersebut dilaporkan oleh Billboard pada Jumat.

Menurut laporan Pitchfork, lagu pembuka dalam album tersebut berjudul Risk It All yang dirilis bersamaan dengan video musik garapan Bruno Mars bersama Daniel Ramos. Lagu ini diawali dengan warna musik khas terompet bergaya mariachi yang berpadu dengan petikan gitar akustik.

Dalam lagu tersebut, Mars menyanyikan kisah tentang pengorbanan demi orang yang dicintai, salah satunya melalui lirik, “Aku akan berlari melewati api, hanya untuk berada di sisimu.”

Lagu kedua bertajuk Something Serious. Dalam lagu ini, Bruno Mars memadukan nuansa Latin dengan inspirasi dari lagu Low Rider milik War serta Oye Como Va karya Santana. Aransemen musiknya dihiasi bunyi cowbell dan tiupan saksofon pendek yang memberi warna ritmis khas.

Selanjutnya, lagu ketiga berjudul I Just Might yang sebelumnya telah dirilis sebagai singel pada Januari lalu. Lagu ini bahkan langsung menduduki posisi puncak tangga lagu Billboard Hot 100 saat pertama kali dirilis.

Lagu keempat berjudul On My Soul menampilkan aransemen yang mengingatkan pada gaya musik Curtis Mayfield dalam lagu Move On Up. Bruno Mars menghadirkan kombinasi drum cepat, perkusi bongo, serta tiupan terompet. Pada bagian tertentu terdapat jeda musik (breakdown) di mana Mars bersama vokal latarnya menggunakan gaya doo-wop sehingga suara mereka berfungsi seperti instrumen.

Lagu kelima bertajuk Cha Cha Cha yang membawa nuansa Philly soul, mengingatkan pada lagu Back Stabbers milik The O’Jays. Lagu ini menampilkan jeda dramatis serta teriakan khas band sebelum memasuki bagian reff, bahkan menghadirkan teknik vokal yang mengingatkan pada gaya Juvenile dan ditutup dengan sentuhan musik disko.

Lagu keenam berjudul Why You Wanna Fight. Aransemen lagunya mengingatkan pada nuansa Leave the Door Open dengan tambahan instrumen silofon. Namun, lagu ini memiliki ciri khas pada permainan gitar di bagian pembuka serta melodi gitar yang meliuk seperti dalam lagu I’m Going Down milik Rose Royce.

Lagu ketujuh bertajuk God Was Showing Off yang terinspirasi dari irama lagu Soulful Strut. Dalam lagu ini, Bruno Mars menyampaikan pujian untuk pasangannya dengan iringan musik sweet soul yang lembut dan hangat.

Lagu kedelapan berjudul Nothing Left, sebuah lagu bertema perpisahan dalam album ini. Aransemen musiknya memadukan nuansa balada sederhana dengan kekuatan emosional ala power ballad.

Album ditutup dengan lagu kesembilan berjudul Dance With Me yang menonjolkan harmoni vokal khas serta iringan instrumen dawai yang megah.

Untuk memperkenalkan album The Romantic kepada para penggemar, Bruno Mars dijadwalkan akan menggelar tur stadion dalam waktu dekat.

 

Kategori :