SUMBAR,DISWAY.ID - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali memanggil putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi insan Bhayangkara. Pada tahun anggaran 2026 ini, Polri membuka rekrutmen besar-besaran yang mencakup tiga jalur pendidikan sekaligus, yakni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.
Langkah ini menjadi peluang emas bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri sebagai aparat penegak hukum. Polri menawarkan jalur pendidikan yang bervariasi, menyesuaikan dengan minat, bakat, serta kompetensi akademik para calon pendaftar di seluruh Indonesia.
Panitia pusat telah menetapkan ribuan formasi untuk mengisi kebutuhan personel di berbagai satuan. Untuk jalur Akademi Kepolisian (Akpol), tersedia kuota sebanyak 300 kursi. Para calon perwira yang lolos seleksi akan menjalani pendidikan selama empat tahun di Akpol Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.
Sementara itu, jalur Bintara Polri mendominasi jumlah penerimaan tahun ini dengan total 5.141 formasi. Angka tersebut terbagi atas 4.141 kuota untuk pria dan 1.000 kuota khusus wanita (Polwan). Di sisi lain, jalur Tamtama Polri menyediakan 1.500 posisi yang secara spesifik akan memperkuat satuan Brimob dan Polair.
BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Jadwal Lengkap UTBK SNBT 2026 Mulai Daftar hingga Pengumuman
BACA JUGA:Pasca-libur Lebaran, Pemkot Padang Panjang Tekankan Profesionalisme dan Disiplin ASN
Jadwal dan Aturan Pendaftaran
Masyarakat dapat mengakses pendaftaran secara daring mulai tanggal 9 hingga 30 Maret 2026. Polri menegaskan bahwa setiap peserta hanya memiliki kesempatan untuk memilih satu jalur pendaftaran saja dalam satu akun. Oleh karena itu, calon peserta perlu mempertimbangkan pilihan mereka secara matang sebelum melakukan finalisasi data.
Syarat Umum dan Ketentuan Khusus
Polri menetapkan standar tinggi untuk menyaring calon anggota yang berkualitas. Selain wajib berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan setia kepada NKRI, peserta harus memenuhi kriteria berikut:
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pendidikan minimal lulusan SMA atau sederajat.
Usia minimal 18 tahun pada saat dilantik menjadi anggota Polri.
Sehat jasmani maupun rohani serta tidak pernah terlibat tindak pidana.
Memiliki rekam jejak kelakuan baik, jujur, serta berwibawa.