Payakumbuh Bidik Program 8.000 RTLH Kemenkes untuk Tekan Kasus TBC

Rabu 13-05-2026,11:00 WIB
Reporter : Afrizal
Editor : Dimas Chandra Permana

“Harapan kita kepala daerah rutin melakukan kontrol ke lapangan untuk memantau kecukupan gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, hingga kini terdapat 25.037 penderita TBC di Sumatera Barat, namun baru sekitar 62 persen kasus yang berhasil teridentifikasi. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena penderita yang belum ditemukan masih berpotensi menularkan penyakit kepada masyarakat lainnya.

“Kota Payakumbuh ada 709 kasus TBC dan baru ditemukan sekitar 57 persen atau 404 orang. Nanti anggarannya akan kita berikan, karena pada umumnya penderita TBC berasal dari keluarga tidak mampu,” katanya.

BACA JUGA:Vivo S60 Segera Meluncur, Desain Premium dan Bocoran Spesifikasi Mulai Terungkap

Menurut Benjamin, pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan rehabilitasi rumah bagi penderita TBC dari kelompok ekonomi bawah sebagai bagian dari strategi menyeluruh untuk memutus rantai penularan penyakit.

“Kita ingin kasus TBC ini segera tuntas dan masyarakat bisa terbebas dari TBC,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas menyebut perguruan tinggi tersebut terus berkontribusi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk memproduksi satu juta botol tinta Pemilu 2024 berbahan dasar gambir hasil penelitian dosen.

Ia juga menjelaskan bahwa Fakultas Kedokteran Unand telah berdiri sejak 1955 di Bukittinggi dengan tujuan melahirkan dokter di Pulau Sumatera. Hingga saat ini, ribuan dokter telah dihasilkan dan mengabdi di berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.

Menurutnya, TBC masih menjadi tantangan besar kesehatan nasional karena Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita TBC tertinggi di dunia. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mempercepat pemberantasan penyakit tersebut.

“Misi kita membebaskan Sumbar dan Indonesia dari TBC. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk melengkapi fasilitas dan memperkuat penanganannya,” pungkasnya.

Kategori :