UNP Siap Dukung Gerakan Nasional Migran Aman 2026

Selasa 19-05-2026,10:00 WIB
Reporter : Afrizal
Editor : Dimas Chandra Permana

SUMBAR.DISWAY.ID -- Universitas Negeri Padang menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Migran Aman 2026 yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan Rektor UNP yang diwakili Senior Eksekutif UNP, Prof. Ganefri dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Abdurrahman Wahid, Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Prof. Ganefri berdiskusi langsung dengan Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, serta Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Afriansyah Noor.

Gerakan Nasional Migran Aman merupakan implementasi nota kesepahaman antara UNP dan Kementerian P2MI/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia terkait kerja sama program persiapan dan penempatan calon pekerja migran Indonesia ke luar negeri.

BACA JUGA:Akhirnya PSPP Lolos ke Putaran Nasional Liga 4

Melalui kerja sama tersebut, UNP menyatakan komitmennya untuk berperan aktif memperkuat literasi migran aman melalui pendidikan, sosialisasi, dan pengembangan kapasitas mahasiswa maupun masyarakat.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencegah penempatan pekerja migran Indonesia secara nonprosedural sekaligus meminimalkan risiko tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Menurut Prof. Ganefri, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai pentingnya migrasi yang aman, legal, dan bermartabat.

“UNP siap mendukung Gerakan Nasional Migran Aman melalui penguatan edukasi, literasi, dan kolaborasi lintas sektor. Perguruan tinggi harus hadir memberikan pemahaman kepada masyarakat agar calon pekerja migran memiliki kesiapan dan pengetahuan yang memadai,” ujarnya.

BACA JUGA:Padang Panjang Perketat Pengendalian Inflasi Jelang Idul Adha 1447 Hijriah

Gerakan Nasional Migran Aman sendiri merupakan kebijakan strategis nasional yang berfokus pada peningkatan literasi migran aman, penguatan edukasi berbasis desa dan komunitas, serta optimalisasi peran berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem perlindungan pekerja migran Indonesia yang aman dan legal.

Program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui penguatan literasi migran aman, SDG 8 terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kesiapan tenaga kerja migran yang kompeten, serta SDG 16 mengenai penguatan kelembagaan dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang.

Kategori :