SUMBAR.DISWAY.ID - Samsung resmi merambah pasar kacamata pintar dengan memperkenalkan perangkat canggih terbarunya yang mengusung platform Android XR dari Google serta dukungan kecerdasan artifisial (AI) Gemini. Raksasa teknologi ini memamerkan kacamata pintar tersebut dalam ajang bergengsi Galaxy Unpacked di London, Inggris, pada 22 Juli 2026.
Melansir laporan Gizmochina pada Kamis (23/7), Samsung menggandeng dua jenama kacamata ternama, Gentle Monster dan Warby Parker, untuk merancang bingkai kacamata pintar tersebut. Kolaborasi ini memastikan tampilannya tetap stylish dan tidak terlihat besar seperti perangkat realitas tertambah (Augmented Reality/AR) pada umumnya.
Dari sisi dapur pacu, kacamata pintar Samsung mengandalkan ketangguhan chipset Snapdragon AR1 Gen1 besutan Qualcomm. Perangkat ini juga menawarkan efisiensi daya yang tinggi. Samsung mengklaim kacamata pintarnya sanggup bertahan hingga sembilan jam dalam sekali pengisian daya. Tak hanya itu, Samsung menyertakan casing pengisi daya yang mampu mengisi baterai hingga penuh sebanyak tujuh kali.
Dua Pilihan Desain Elegan dengan Fitur Kamera Cerdas
Samsung menyajikan dua pilihan gaya yang dapat pengguna sesuaikan dengan selera penampilan. Varian Gentle Monster hadir dengan bingkai hitam ramping yang mengusung garis atas lurus. Sementara itu, varian Warby Parker tampil elegan dengan bingkai cokelat dan bagian atas yang sedikit melengkung.
Kedua model kacamata pintar ini memiliki bobot yang ringan sehingga sangat nyaman untuk penggunaan dalam durasi lama. Untuk mendukung fungsionalitasnya, perangkat ini berbekal kamera khusus yang bertugas memberikan konteks visual bagi sistem AI di dalamnya, sehingga sistem mampu mengenali kondisi lingkungan di sekitar pengguna secara presisi.
Kemudahan Asisten AI Gemini dan Fitur Navigasi Pintar
Kehadiran integrasi AI Gemini memungkinkan pengguna memberikan berbagai instruksi kerja secara praktis melalui perintah suara, sentuhan, maupun gestur sederhana.
Berkat dukungan kameranya yang responsif, kacamata pintar ini sanggup memindai papan tulis lalu mengubah tulisan tersebut menjadi catatan digital secara otomatis. Perangkat ini juga mempermudah komunikasi lewat fitur penerjemahan bahasa secara langsung serta panduan navigasi perjalanan.
Pengguna bahkan bisa membagikan sudut pandang secara real-time saat melangsungkan panggilan video. Di samping itu, sistem AI di dalamnya dapat merangkum pesan masuk sekaligus membacakannya langsung kepada pengguna.
Meski telah memamerkan sederet fitur mutakhirnya, pihak Samsung hingga saat ini belum mengungkap patokan harga maupun jadwal peluncuran resmi kacamata pintar ini ke pasar global.