Selain vitamin D, susu juga menyediakan kalsium. Mineral ini dibutuhkan tubuh untuk mendukung fungsi saraf dan proses mineralisasi tulang.
Dengan kandungan tersebut, susu fortifikasi dapat menjadi salah satu pilihan untuk melengkapi pola makan sehari-hari, terutama bagi orang yang ingin memperoleh vitamin D sekaligus memenuhi kebutuhan kalsium.
4. Susu nabati yang diperkaya vitamin D
Orang yang tidak mengonsumsi susu hewani tetap memiliki pilihan untuk memperoleh tambahan vitamin D. Sejumlah produk susu nabati, seperti susu kedelai dan susu almond, telah diperkaya dengan vitamin D sehingga dapat menjadi alternatif sumber nutrisi tersebut.
Sebagai contoh, satu cangkir Susu Kedelai Silk Original mengandung vitamin D sebesar 15 persen AKG dan 35 persen AKG, sebagaimana tercantum dalam sumber untuk dua kandungan nutrisi yang disebutkan.
Susu kedelai juga menawarkan manfaat dari sisi asupan protein. Satu porsi berukuran 8 ons Susu Kedelai Silk Original mengandung 8 gram protein, sehingga dapat menjadi pilihan protein bagi orang yang menjalani pola makan nabati.
5. Salmon, menyediakan lebih dari 70 persen kebutuhan vitamin D
Salmon menjadi pilihan lain bagi orang yang ingin meningkatkan asupan vitamin D melalui makanan. Satu porsi salmon seberat 3 ons menyediakan lebih dari 70 persen kebutuhan vitamin D harian.
Selain itu, salmon mengandung protein, vitamin B, kalium, selenium, serta astaxanthin, yaitu antioksidan dari kelompok karotenoid.
Astaxanthin merupakan pigmen yang memberikan warna merah muda pada daging salmon. Senyawa ini juga memiliki sifat pelindung sel, sehingga menambah nilai nutrisi ikan tersebut.
Cara Memilih Makanan untuk Memenuhi Kebutuhan Vitamin D
Beragam pilihan makanan tersebut dapat membantu melengkapi asupan vitamin D sesuai pola makan masing-masing. Sarden dan salmon dapat menjadi pilihan bagi orang yang mengonsumsi ikan, sedangkan jamur yang terpapar sinar UV menawarkan alternatif dari sumber nabati.
Sementara itu, susu fortifikasi dan susu nabati yang diperkaya vitamin D dapat menjadi pilihan praktis untuk melengkapi menu harian. Kandungan vitamin D pada setiap produk dapat berbeda, sehingga informasi nilai gizi pada kemasan perlu diperhatikan.
Meski telur tetap bisa menjadi bagian dari pola makan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D, variasi makanan dapat membantu menyediakan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh. Sarden, jamur yang terpapar sinar UV, susu fortifikasi, susu nabati, dan salmon merupakan beberapa alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk menjaga kecukupan asupan vitamin D.