Realme Note 80 Kantongi Sertifikasi TKDN, SIRIM, dan EEC, Peluncuran Global Kian Dekat
Realme Note 8--realme
SUMBAR,DISWAY.ID - Realme tampaknya tidak ingin membuang waktu untuk mendominasi pasar ponsel pintar kelas entri (entry-level) di awal tahun 2026. Vendor asal China ini terpantau tengah mempersiapkan amunisi baru untuk mengisi lini Note Series mereka. Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa calon ponsel murah tersebut, Realme Note 80, sudah lolos proses sertifikasi di berbagai otoritas telekomunikasi, termasuk di Indonesia.
Kehadiran perangkat ini terendus setelah sebuah perangkat misterius dengan nomor model RMX5388 muncul dalam basis data Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Lolosnya uji TKDN ini menjadi sinyal kuat bahwa Realme Indonesia akan segera meluncurkan ponsel tersebut dalam waktu dekat bagi para konsumen setianya.
Tidak hanya di Indonesia, Realme Note 80 juga menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Perangkat dengan nomor model yang sama tercatat sudah mengantongi sertifikasi SIRIM di Malaysia dan sertifikasi EEC untuk wilayah Eropa. Kehadiran dokumen-dokumen resmi di berbagai negara ini mengindikasikan bahwa Realme sedang mempersiapkan peluncuran global secara besar-besaran.
Strategi Realme melalui seri Note memang bertujuan untuk menyasar segmen pengguna yang mengutamakan harga terjangkau namun tetap menginginkan durabilitas tinggi. Mengingat kesuksesan pendahulunya di pasar Asia Tenggara, Realme Note 80 memikul beban cukup berat untuk melanjutkan tren positif tersebut di tengah persaingan pasar yang kian kompetitif.
Hingga saat ini, pihak Realme masih menutup rapat informasi mengenai detail spesifikasi internal perangkat ini. Namun, bocoran dari lembaga sertifikasi mengungkapkan satu detail kecil namun penting, yakni sektor pengisian daya. Realme Note 80 kabarnya akan tetap menggunakan dukungan pengisian daya 15W.
Angka tersebut memang identik dengan pendahulunya, Realme Note 70. Sebagai ponsel yang masuk dalam kategori budget smartphone, Realme kemungkinan besar masih akan mempertahankan beberapa aspek lama untuk menekan harga jual agar tetap ramah di kantong pelajar maupun pekerja yang membutuhkan ponsel cadangan. Meskipun demikian, para penggemar berharap ada peningkatan signifikan pada sektor efisiensi energi atau optimalisasi perangkat lunak.
Untuk memprediksi performa Realme Note 80, kita bisa menilik kembali spesifikasi Realme Note 70 yang meluncur pada September 2025 lalu. Saat itu, Realme Note 70 mendobrak pasar dengan menawarkan baterai berkapasitas raksasa 6.300mAh. Fitur ini menjadi nilai jual utama karena sangat jarang ponsel di harga Rp1 jutaan memiliki daya tahan baterai sehebat itu.
Selain baterai, Realme Note 70 juga mengantongi sertifikasi militer MIL-STD 810H. Sertifikasi ini menjamin perangkat tahan banting dan memiliki durabilitas tinggi dalam penggunaan sehari-hari yang ekstrem. Untuk urusan dapur pacu, seri sebelumnya mengandalkan SoC Unisoc T7250 (12nm) yang dipadukan dengan RAM hingga 6GB dan penyimpanan internal 128GB.
Pada sisi visual, Note 70 hadir dengan layar luas 6,74 inci beresolusi HD+. Meski masih menggunakan desain notch waterdrop yang klasik, layar tersebut sudah mendukung refresh rate 90Hz yang memberikan kesan mulus saat navigasi menu.
Meskipun bocoran spesifikasi masih minim, banyak pengamat teknologi memprediksi Realme akan memberikan pembaruan pada sektor kamera atau chipset. Saat ini, standar ponsel murah mulai bergeser ke arah penggunaan sensor kamera utama yang lebih besar untuk keperluan konten media sosial.
Jika Realme Note 80 tetap mempertahankan harga di kisaran Rp1,2 jutaan hingga Rp1,5 jutaan seperti generasi sebelumnya, maka ponsel ini akan menjadi pesaing berat bagi merek lain di kelas yang sama. Masyarakat tentu menantikan apakah Realme akan memberikan peningkatan pada resolusi layar menjadi Full HD+ atau mungkin menyematkan sensor kamera utama yang lebih mumpuni dari sekadar 12MP.
Dengan lolosnya berbagai sertifikasi resmi, peluncuran Realme Note 80 di Indonesia diprediksi hanya tinggal menghitung minggu. Kehadirannya akan menambah pilihan bagi konsumen yang mencari ponsel tangguh, baterai awet, namun dengan harga yang tetap "wajar" di tengah kondisi ekonomi saat ini.
Sumber: