Padang Rancak Award 2026 Dimulai, RT Terbersih dan Terindah Kembali Diburu
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan pelaksanaan Padang Rancak Award 2026 kembali digelar dengan beberapa tahapan penilaian.-Dok. Pemko Padang-
SUMBAR.DISWAY.ID -- Setelah sukses digelar pada 2025, Pemerintah Kota Padang kembali menghadirkan Padang Rancak Award tahun ini. Ajang ini kembali membidik Rukun Tetangga (RT) terbersih dan terindah di Kota Padang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan pelaksanaan tahun ini kembali digelar dengan beberapa tahapan penilaian.
“Iya, Padang Rancak Award tahun ini kembali kita laksanakan. Tahun ini ada tiga sesi yang akan dijalankan,” kata Fadelan, Minggu (5/3/2026).
BACA JUGA:Jadwal Konser F4 di Jakarta Dimajukan, Siap Tampil Spektakuler dengan Konsep 'City of Stars'
Format pelaksanaan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahap awal, seluruh RT di setiap kecamatan diwajibkan mendaftar melalui aplikasi Padang Mobile.
Indikator penilaian meliputi cakupan layanan penuh pengumpulan sampah oleh LPS, layanan bank sampah, kepatuhan dalam pemilahan sampah, serta upaya pengurangan atau pengolahan sampah organik di sumber.
“Kami mengimbau 3.456 RT di Padang segera mendaftar melalui aplikasi Padang Mobile mulai 1 hingga 20 April,” ujarnya.
Selanjutnya, peserta yang lolos tahap awal akan mengikuti penilaian tahap kedua oleh camat, lurah, dan RW. Pada tahap ini ditetapkan klasifikasi terbaik, menengah, dan terbawah melalui aplikasi Padang Mobile.
BACA JUGA:Waspada! 6 Bahan Tersembunyi dalam Camilan Favorit yang Bisa Ganggu Kesehatan
Penilaian tahap kedua mencakup aspek kebersihan, keindahan, dan ketertiban. Selain itu, dinilai pula kondisi lingkungan yang bebas sampah dan rumput liar, tidak adanya praktik pembakaran sampah, ketertiban PKL yang dilayani LPS, ketiadaan bangunan liar, serta kerapian taman atau halaman warga.
“Penilaian tahap kedua berlangsung pada 18 hingga 20 April,” jelasnya.
Tahap ketiga berupa verifikasi lapangan dengan melibatkan 300 mahasiswa relawan yang turun langsung ke setiap RT yang masuk nominasi.
Indikator pada tahap ini mencakup tingkat kesadaran gotong royong serta kepemimpinan RT dan RW. Selain itu, turut dinilai layanan pengumpulan sampah, kebersihan jalan dan drainase, penghijauan dan keindahan lingkungan, pemilahan sampah serta kepatuhan retribusi, ketertiban tata ruang dan bangunan, pengelolaan air limbah, keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kinerja LPS dan bank sampah.
BACA JUGA:Semen Padang Tumbang 0-2 dari Persib Bandung
Sumber: