iPhone Ultra: HP Lipat Pertama Apple Hadir dengan Dua Pilihan Warna
--
SUMBAR.DISWAY.ID - Kabar mengejutkan datang untuk para pencinta gadget premium di seluruh dunia. Bocoran terbaru mengungkap bahwa ponsel lipat pertama garapan Apple, yaitu iPhone Ultra, bakal hadir dengan dua pilihan warna eksklusif saja saat resmi meluncur ke pasar global pada bulan September mendatang.
Melansir laporan dari Macrumors pada Senin (1/6) waktu setempat, informasi hangat ini pertama kali mencuat dari pembocor teknologi terkenal asal China yang populer dengan nama Ice Universe.
Melalui unggahannya di platform media sosial Weibo, ia membagikan sebuah gambar yang ia klaim sebagai tampilan fisik iPhone Ultra dalam balutan varian warna putih yang elegan.
Ponsel yang terpampang dalam foto tersebut diduga kuat merupakan unit tiruan (dummy). Meski demikian, kabar baiknya adalah iPhone Ultra saat ini kabarnya sudah resmi memasuki tahap produksi massal di pabrik perakitan.
Misteri Pilihan Warna Kedua yang Mirip iPhone 17 Pro
Pembocor gadget lainnya, Instant Digital, ikut memperkuat rumor ini. Ia mengatakan bahwa sejauh ini warna putih menjadi satu-satunya opsi kelir yang sudah terkonfirmasi secara pasti untuk perangkat lipat tersebut. Lalu, apa warna kedua yang akan mendampinginya?
Laporan dari Macworld yang mengutip sumber langsung dari rantai pasokan menyebutkan bahwa pilihan warna kedua kemungkinan besar berupa biru indigo. Nuansa warna ini kabarnya akan serupa dengan kelir Deep Blue yang sebelumnya hadir pada lini iPhone 17 Pro.
Sumber yang sama juga menambahkan bahwa Apple kemungkinan besar hanya akan menyediakan pilihan warna yang sangat terbatas jika kita bandingkan dengan lini iPhone 18 Pro reguler. Raksasa teknologi asal Cupertino ini tampaknya enggan menawarkan warna-warna yang mencolok atau cerah untuk seri lipat perdana mereka.
Jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, sebelumnya juga pernah melaporkan hal yang senada. Ia menyatakan bahwa Apple berencana untuk mempertahankan warna-warna tradisional yang terkesan mewah seperti hitam atau abu-abu, serta putih atau perak.
Strategi minimalis ini dinilai sangat mirip dengan momen peluncuran iPhone X pada tahun 2017 silam. Kala itu, Apple juga hanya menyediakan dua pilihan warna ikonik saja bagi konsumen, yakni Silver dan Space Gray.
Alasan Apple Batasi Varian Warna dan Fokus Segmen Premium
Terbatasnya jumlah pilihan warna pada gawai ini tentu bukan tanpa alasan. Para ahli menduga kebijakan tersebut berkaitan erat dengan volume produksi ponsel lipat Apple yang diperkirakan masih berada di angka yang cukup rendah.
Analis industri ternama, Ming-Chi Kuo, sebelumnya sudah memberikan peringatan bahwa hambatan manufaktur berpotensi membatasi pasokan perangkat ini di pasar setidaknya hingga akhir tahun 2026.
Jika Apple memaksakan diri menambah lebih banyak varian warna, hal tersebut justru dapat meningkatkan kompleksitas produksi. Selain itu, biaya pembuatan gawai juga berisiko membengkak, padahal proses perakitan fisik ponsel lipat ini sudah jauh lebih rumit dan menantang jika kita bandingkan dengan iPhone model reguler.
Di sisi lain, dengan perkiraan harga jual yang fantastis yang menyentuh angka melebihi 2.000 dolar AS atau sekitar Rp35 juta, Apple merasa tidak memiliki banyak insentif atau dorongan untuk langsung memperluas pilihan warna pada tahap awal peluncuran produk.
Pihak manajemen menilai konsumen di segmen super premium yang menjadi target pasar utama iPhone Ultra cenderung tidak menjadikan faktor warna sebagai pertimbangan utama saat memutuskan untuk membeli produk tersebut. Mereka lebih berfokus pada inovasi dan teknologi layar lipat yang ditawarkan.
Jadwal Rilis Bersamaan dengan Lini iPhone 18 Pro
Bagi Anda yang sudah tidak sabar untuk meminangnya, peluncuran resmi iPhone Ultra dilaporkan akan berlangsung pada September mendatang. Kehadiran ponsel lipat revolusioner ini akan menjadi kejutan besar di atas panggung megah Apple.
Nantinya, gawai premium ini akan melakukan debutnya secara bersamaan dengan peluncuran lini smartphone flagship Apple lainnya, yakni iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Langkah ini tentu akan membuat persaingan pasar ponsel kelas atas semakin sengit di akhir tahun.
Sumber: