Meski Debut Box Office Lesu, Tom Cruise Tetap Bangga dengan Digger

Meski Debut Box Office Lesu, Tom Cruise Tetap Bangga dengan Digger

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Performa awal "Digger" di Box Office belum sesuai harapan, tetapi kondisi tersebut tidak mengurangi kebanggaan Tom Cruise terhadap film terbarunya. Aktor tersebut justru menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain dan kru yang terlibat dalam produksi film tersebut.

Cruise mengungkapkan perasaannya melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (3/10). Ia menyebut kesempatan mengerjakan "Digger" bersama para seniman berbakat sebagai sebuah kehormatan dan pengalaman yang tidak terlupakan.

“Digger resmi tayang di bioskop dan saya sangat merasa terhormat telah memiliki kesempatan untuk membuat film ini bersama para seniman yang sangat berbakat. Terima kasih kepada seluruh pemain dan kru atas dedikasi, kerja keras, dan kegembiraan kalian. Pengalaman ini benar-benar tak terlupakan dan saya sangat bangga dengan karya yang telah kami ciptakan,” tulis Cruise melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (3/10).

Film besutan Sutradara Alejandro G. Iñárritu tersebut mengangkat kisah seorang taipan minyak egois yang menyebabkan bencana alam. Dalam film itu, Cruise juga tampil dengan perubahan visual berupa tubuh gemuk dan kepala botak.

Digger Hadapi Debut Box Office yang Sulit

Menurut siaran The Hollywood Reporter, "Digger" diperkirakan hanya meraih sekitar 8 juta dolar AS atau sekitar Rp143 miliar pada akhir pekan debut. Angka tersebut menjadi tantangan bagi proyek ambisius yang menelan biaya produksi mencapai 125 juta dolar AS atau sekitar Rp2,236 triliun.

Warner Bros. merilis "Digger" sejak Jumat (2/10) waktu setempat di 3.300 bioskop Amerika Utara. Studio tersebut melihat film ini sebagai sebuah langkah kreatif besar yang diharapkan memiliki potensi untuk meraih penghargaan.

Namun, respons awal penonton dan kritikus membuat perjalanan film tersebut tampak cukup berat. "Digger" hanya memperoleh CinemaScore C+ dari penonton, sedangkan tingkat persetujuannya dari kritikus di Rotten Tomatoes berada di angka 51 persen.

Jika perkiraan pendapatan debut tersebut bertahan, "Digger" kemungkinan mencatat pembukaan akhir pekan terendah Cruise sejak drama perang Lions for Lambs pada 2007. Film tersebut ketika itu debut dengan pendapatan 6,7 juta dolar AS atau sekitar Rp119,8 miliar dari anggaran yang jauh lebih kecil.

Di tengah kondisi tersebut, film thriller produksi Amazon MGM Studios "Verity" yang dibintangi Anne Hathaway dan diadaptasi dari novel karya Colleen Hoover diperkirakan memimpin Box Office domestik. Film tersebut diperkirakan memperoleh pendapatan sekitar 33 juta dolar AS atau sekitar Rp590,3 miliar.

Cruise Kembali ke Film Berorientasi Sutradara

Penampilan Cruise dalam "Digger" juga menjadi bagian dari keinginannya untuk mengambil jeda dari film-film aksi waralaba yang selama ini diharapkan penonton. Film baru tersebut kembali membawanya kepada fokus karier di awal-awal, yakni menggarap proyek-proyek yang berorientasi pada sutradara seperti Rain Man, Born on the Fourth of July, dan Magnolia.

Meski demikian, Cruise tidak akan terlalu lama meninggalkan film aksi berbasis IP. "Days of Thunder 2" akan segera memulai produksi.

Dalam percakapan di atas panggung setelah pemutaran perdana "Digger" di Los Angeles pada awal pekan ini, Cruise juga membahas upayanya meraih kesuksesan sepanjang karier setelah memulai bisnis film sejak usia muda.

“Harapan saya selalu agar film-film tersebut cukup sukses sehingga saya memiliki kesempatan untuk melakukannya lagi,” kata Cruise tentang pembuatan film.

Ia kemudian berbicara mengenai kerja keras yang dibutuhkan untuk menghasilkan sesuatu yang nyata dalam kariernya di dunia film.

“Orang-orang ingin melihat hal-hal yang nyata. Dalam karier ini, kita harus bekerja keras untuk mencapainya. Itu tidak pernah diberikan begitu saja kepada kita. Saya ingin anda tahu itu," tambahnya.

Sumber: