Lantik Pengurus PMI Pessel, Aristo Munandar Tekankan Penguatan Relawan dan Sinergi Kemanusiaan
Dalam arahannya, Aristo Munandar menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan.-Istimewa-
SUMBAR.DISWAY.ID – Ketua PMI Sumatera Barat, Aristo Munandar, secara resmi melantik Risnaldi Ibrahim sebagai Ketua PMI Kabupaten Pesisir Selatan masa bakti 2025–2030 bersama jajaran pengurus dan dewan kehormatan, di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (6/5/2026).
Dalam arahannya, Aristo Munandar menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan misi kemanusiaan.
“Atas nama Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan selamat kepada Bapak Risnaldi Ibrahim Dt. Batuah beserta jajaran yang baru saja dilantik. Amanah ini merupakan kepercayaan besar sekaligus tanggung jawab kemanusiaan yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan dan dedikasi,” ujarnya.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Gandeng DBL Indonesia, Program Super Teacher Siap Berangkatkan Guru ke Luar Negeri
Ia menjelaskan, PMI memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, baik dalam penanggulangan bencana, pelayanan donor darah, maupun berbagai aksi sosial lainnya, dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip kemanusiaan yang diakui secara internasional, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan, dan kesemestaan.
Karena itu, Aristo berharap kepengurusan baru dapat segera bergerak aktif, memperkuat koordinasi dengan PMI Provinsi, memperluas jangkauan layanan hingga tingkat kecamatan, serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
“Oleh karena itu, kami berharap kepengurusan yang baru ini dapat segera bergerak aktif, memperkuat koordinasi dengan PMI Provinsi, memperpanjang jangkauan melalui PMI Kecamatan, serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah, relawan, dan seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan layanan PMI sangat ditentukan oleh kekuatan relawan sebagai ujung tombak di lapangan. Untuk itu, peningkatan kapasitas relawan menjadi hal yang krusial.
“PMI Kabupaten Pesisir Selatan membutuhkan relawan yang tangguh, sukarela, dan berjiwa kemanusiaan tinggi. Kami harap ke depan dapat meningkatkan kapasitas relawan melalui perekrutan Korps Sukarela, Tenaga Sukarela, serta pembentukan SIBAT di tingkat desa. Tanpa relawan, layanan kemanusiaan PMI tidak akan menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan,” paparnya.
BACA JUGA:Bupati Hendrajoni Resmikan UGD Puskesmas Balai Selasa
Dalam kesempatan tersebut, Aristo juga memaparkan peran PMI saat penanganan bencana banjir dan tanah longsor pada November 2025 lalu.
Ia menegaskan bahwa PMI tetap hadir memberikan bantuan kepada masyarakat meskipun saat itu kepengurusan daerah belum terbentuk.
“Pada saat tanggap darurat bencana tersebut, PMI Provinsi Sumatera Barat bersama PMI Pesisir Selatan tetap memastikan seluruh daerah terdampak menerima bantuan. Bantuan tetap didistribusikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, hal itu menjadi bukti nyata komitmen PMI dalam menjalankan tugas kemanusiaan tanpa henti.
Sumber: