Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Warga Padang Pariaman Berbobot 800 Kilogram
--
SUMBAR.DISWAY.ID - Sapi kurban Presiden untuk warga Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), pada Idul Adha 1447 Hijriah berasal dari peternak lokal di Nagari Gadur, Kecamatan Enam Lingkuang. Sapi jenis Limosin tersebut memiliki bobot lebih dari 800 kilogram dan dibeli dengan harga Rp85 juta.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman, Raflis Efendi, mengatakan pihak Istana Kepresidenan langsung menyetujui harga yang diajukan peternak karena kualitas sapi dinilai sangat baik serta memenuhi standar kesehatan.
"Sapi ini jenisnya Limosin, pihak istana kepresidenan tidak menawar harga yang diajukan oleh peternak karena melihat kualitas sapi yang dinilai sudah memenuhi standar kesehatan dan bobot yang besar," kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman Raflis Efendi di Parik Malintang, Selasa, 19 Mei 2026.
Peternak Lokal Dapat Dampak Positif
Harga Sapi kurban Presiden tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Idul Adha tahun lalu, Sapi kurban Presiden untuk Padang Pariaman berasal dari peternak di Kecamatan Nan Sabaris dengan harga Rp75 juta.
Raflis menjelaskan pemerintah memilih sapi dari peternak lokal karena Padang Pariaman memiliki populasi sapi yang cukup besar di Sumbar. Selain itu, langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui sektor peternakan.
Menurutnya, pembelian Sapi kurban Presiden dari peternak daerah dapat menjadi motivasi bagi peternak lain untuk meningkatkan kualitas dan bobot ternak yang mereka budidayakan. Pasalnya, salah satu syarat utama pemilihan hewan kurban Presiden yakni memiliki berat minimal 800 kilogram.
Masjid Ilham Jadi Lokasi Pemotongan
Tidak hanya fokus pada kualitas ternak, pemerintah daerah juga menentukan lokasi pemotongan sapi kurban dengan pertimbangan khusus. Pemilihan masjid sebagai tempat penyembelihan bertujuan mendorong aktivitas pemotongan hewan kurban di rumah ibadah saat Hari Raya Idul Adha.
Tahun ini, Sapi kurban Presiden rencananya akan dipotong di Masjid Ilham, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang.
Raflis menegaskan pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tidak hanya memberikan rekomendasi ternak kepada staf kepresidenan, tetapi juga terus memantau kondisi kesehatan sapi hingga proses pemotongan selesai.
"Rencananya sapi tersebut akan dibawa ke lokasi pemotongan pada H-satu (sehari sebelum pemotongan)," katanya.
Saat ini, populasi ternak di Kabupaten Padang Pariaman mencapai sekitar 11.000 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 6.500 ekor sapi dan sekitar 4.500 ekor kerbau.
Sumber: