Sapi Pesisir Jadi Prioritas, Kecamatan Sutera Disiapkan Sebagai Pusat Pengembangan

Sapi Pesisir Jadi Prioritas, Kecamatan Sutera Disiapkan Sebagai Pusat Pengembangan

Sebagai langkah strategis, Kecamatan Sutera disiapkan menjadi pusat pengembangan peternakan Sapi Pesisir di masa depan untuk menjaga sekaligus mengembangkan plasma nutfah asli Pesisir Selatan-Dok. Istimewa-

SUMBAR.DISWAY.ID -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menjadikan pengembangan Sapi Pesisir sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Sebagai langkah strategis, Kecamatan Sutera disiapkan menjadi pusat pengembangan peternakan Sapi Pesisir di masa depan untuk menjaga sekaligus mengembangkan plasma nutfah asli Pesisir Selatan yang kini menghadapi ancaman penurunan populasi.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan akademisi Fakultas Peternakan Universitas Andalas (Unand) yang membahas strategi pengembangan kawasan peternakan Sapi Pesisir di Ruang Rapat Bupati Pesisir Selatan, Rabu (4/6).

BACA JUGA:Tanam Serentak di Bayang, Risnaldi Tegaskan Komitmen Pessel Wujudkan Swasembada Pangan

Pertemuan itu dihadiri Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim, Asisten II Hadi Susilo, staf ahli bupati, para kepala OPD terkait beserta jajaran, Kabag PSDA Dailipal, Guru Besar Fakultas Peternakan Unand Prof. James Hellyward bersama civitas akademika Fakultas Peternakan Unand, serta Staf Ahli DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim menegaskan bahwa Sapi Pesisir merupakan plasma nutfah yang menjadi kebanggaan sekaligus aset strategis daerah yang harus dijaga keberlangsungannya.

"Sapi Pesisir adalah salah satu dari plasma Nutfah kita. Nah ini yang akan kita kembangkan kembali, dan kita persiapkan bagaimana sampai ke program pengembangan dan sampai ke hilirisasinya," kata Risnaldi.

Menurutnya, pengembangan Sapi Pesisir tidak boleh berhenti pada aspek budidaya semata, tetapi harus dirancang hingga ke hilir sehingga mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA:Bupati Hendrajoni Buka Portas Cup I, 24 Tim dari 3 Provinsi Ambil Bagian

Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah daerah saat ini terus melakukan diskusi dengan berbagai pihak guna mencari format terbaik yang dapat diterapkan di Pesisir Selatan.

"Semua ini kita lakukan bertahap dulu untuk diskusi mencari format-format yang bagus, apa yang harus kita laksanakan ke depannya," ujarnya.

Risnaldi juga mengungkapkan bahwa Pemkab Pesisir Selatan akan menjalin komunikasi lebih lanjut dengan Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mengatas, Kabupaten Lima Puluh Kota, guna memperkuat program pengembangan peternakan tersebut.

"Insya Allah pada 9 Juni nanti kita juga akan berdiskusi dengan pihak BPTU-HPT Padang Mengatas untuk membahas langkah-langkah yang akan dilakukan ke depan," katanya.

Lebih lanjut, Risnaldi menjelaskan bahwa Kecamatan Sutera dipersiapkan menjadi pusat pengembangan peternakan Sapi Pesisir karena Pusat Perbibitan dan Pengembangan Peternakan (P4) yang selama ini berada di Lakitan, Kecamatan Lengayang, akan dialihfungsikan sebagai lokasi Sekolah Rakyat.

Sumber:

Berita Terkait