Spesifikasi iPhone 18 Reguler Terungkap: Dibekali RAM 9GB, Bukan 12GB
--
SUMBAR.DISWAY.ID - Bagi kamu para pencinta produk Apple yang sedang menanti-nanti kehadiran lini ponsel pintar masa depan, ada kabar terbaru mengenai sektor pacu perangkat ini. Skuad gawai iPhone 18 reguler serta varian yang lebih terjangkau, iPhone 18e, kabarnya akan meluncur pada tahun 2027 mendatang.
Namun, prediksi terbaru dari pengamat pasar menyebutkan bahwa kedua perangkat ini hanya akan mengusung kapasitas RAM sebesar 9GB, bukan RAM 12GB seperti rumor yang sempat beredar kencang sebelumnya.
Melansir informasi dari siaran Gizmochina pada Minggu (28/6/2026), bocoran akurat ini datang langsung dari analis kenamaan asal TF International Securities, Ming-Chi Kuo. Selama ini, rekam jejak Kuo dalam menebak cetak biru dan rencana produk masa depan milik Apple terkenal memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi.
Kombinasi Chipset Apple A20 dan Struktur Memori Baru
Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa Apple bakal memadukan konfigurasi memori 9GB DRAM tersebut dengan chipset generasi paling mutakhir, yakni Apple A20. Skema penyimpanan sementara ini sengaja dirancang secara khusus untuk menghemat ruang dan mengoptimalkan kinerja sistem inti ponsel.
"Menurut dia, konfigurasi memori iPhone 18 dan iPhone 18e akan menggunakan enam chip DRAM berkapasitas 1,5GB yang dipasangkan dengan prosesor A20."
Langkah ini tentu mematahkan spekulasi awal para pengamat teknologi. Sebelumnya, raksasa teknologi asal Cupertino tersebut dirumorkan berniat menaikkan kapasitas memori model standar ke angka 12GB. Upgrade masif tersebut semula bertujuan untuk menyokong kebutuhan pemrosesan kecerdasan artifisial (AI) yang jauh lebih kompleks langsung di dalam perangkat (on-device).
Akan tetapi, situasi pasar yang dinamis memaksa Apple mengubah haluan strategi mereka. Masalah kelangkaan komponen serta tingginya tekanan biaya produksi global menjadi faktor utama yang membuat manajemen Apple menahan diri untuk membenamkan kapasitas memori yang lebih besar pada lini non-Pro mereka.
Adopsi Teknologi 2 Nanometer TSMC dan Strategi Varian Pro
Meski kapasitas memorinya tidak sebesar dugaan awal, kamu tidak perlu khawatir soal performa keseluruhannya. Guna mendongkrak efisiensi perangkat, Apple kabarnya bakal mengadopsi proses manufaktur fabrikasi 2 nanometer (nm) paling baru besutan TSMC untuk memproduksi chipset A20.
Inovasi arsitektur silikon ini diklaim membawa lompatan performa yang luar biasa. Teknologi canggih tersebut mampu menghadirkan peningkatan kinerja unit pemroses sentral (CPU) hingga 15 persen. Selain itu, efisiensi konsumsi dayanya pun meningkat drastis sampai 30 persen jika kita bandingkan dengan seri prosesor A19 yang tertanam pada perangkat generasi sebelumnya.
Peningkatan performa tersebut diyakini akan memberikan kinerja komputasi yang jauh lebih cepat, daya tahan masa pakai baterai yang lebih awet, serta kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan yang lebih mumpuni guna memfasilitasi berbagai fitur masa depan.
Namun, bagi pengguna yang mendambakan spesifikasi rata kanan, Apple tetap menyediakan opsi premium. Model kasta tertinggi, yakni iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, kabarnya tetap akan mendapatkan jatah RAM longgar sebesar 12GB yang disandingkan dengan dapur pacu yang lebih bertenaga, Apple A20 Pro.
Kedua varian kelas atas tersebut diperkirakan bakal menyapa publik secara bersamaan dengan perangkat layar lipat perdana milik perusahaan, yang dirumorkan mengusung nama iPhone Ultra, pada paruh kedua tahun 2026.
Kuo menilai rentetan strategi ini menunjukkan upaya keras Apple dalam menyeimbangkan antara performa perangkat, kapabilitas kecerdasan buatan, dan efisiensi biaya operasional di tengah badai tantangan rantai pasok global. Melalui pendekatan segmentasi pasar yang ketat ini, Apple dapat mempertahankan banderol harga jual iPhone 18 reguler agar tetap bersahabat bagi kantong konsumen luas yang tidak terlalu membutuhkan fitur kecerdasan buatan tingkat tinggi seperti yang tertanam pada seri Pro.
Sumber: