Jalur Lembah Anai Sumbar Tuntas Diperbaiki, Akses Padang–Bukittinggi Kini Kembali Aman dan Normal

Jalur Lembah Anai Sumbar Tuntas Diperbaiki, Akses Padang–Bukittinggi Kini Kembali Aman dan Normal

--

SUMBAR.DISWAY.ID - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah merampungkan penanganan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Ruas Jalan Nasional Padang Panjang–Sicincin, kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan ruas Lembah Anai telah kembali fungsional sejak 16 Desember 2025 dan kini penanganan permanennya telah selesai sesuai target pada Juli 2026.

"Akses jalan dan jembatan adalah kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, sejak awal kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami," ujar Dody di Jakarta, Kamis.

Penanganan ini berhasil memulihkan konektivitas jalur utama Padang–Bukittinggi yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Pekerjaan yang dimulai pada 28 November 2025 mencakup perbaikan badan jalan, pengamanan lereng, penguatan tebing sungai, pembangunan drainase, penanganan Jembatan Margayasa, serta konstruksi permanen di seluruh titik terdampak dengan nilai kontrak Rp460,11 miliar.

Perbaikan Permanen untuk Mencegah Risiko Kerusakan Berulang

Pemerintah menerapkan konstruksi menyeluruh agar infrastruktur jalan nasional ini mampu bertahan dalam jangka panjang menghadapi ancaman cuaca ekstrim.

"Kalau kita menangani jalannya, tebingnya juga wajib ditangani. Kalau tidak, jalannya tidak akan bertahan lama. Karena itu seluruh penanganan di kawasan ini dilakukan secara permanen agar lebih aman dan berkelanjutan," ujar Dody.

Menurut Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, bencana menyebabkan 1 titik badan jalan terputus, 19 titik longsor, dan kerusakan pada 2 jembatan di ruas KM 61+600 hingga KM 67+400.

Memulihkan Urat Nadi Transportasi dan Logistik Antarprovinsi

Sebagai jalur nasional penghubung Padang, Bukittinggi, Riau, dan Sumatera Utara, terputusnya ruas ini sempat memaksa arus lalu lintas dialihkan melalui Sitinjau Lauik.

Dengan rampungnya penanganan Lembah Anai, Kementerian PU terus memperkuat konektivitas nasional melalui infrastruktur yang tangguh terhadap bencana sebagai bagian dari komitmen PU608 untuk menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sumber: